Siap-Siap! CPNS 2026 Dikabarkan Buka Juni? BKN Beri Bocoran Jadwal dan Formasi Terbaru
Kredit Foto: Antara/Raisan Al Farisi
Kabar mengenai pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 mulai menjadi buruan masyarakat, terutama para lulusan baru (fresh graduate) dan pencari kerja.
Isu yang beredar menyebutkan bahwa pendaftaran seleksi abdi negara ini akan segera dibuka pada Juni 2026. Menanggapi hal tersebut, Badan Kepegawaian Negara (BKN) akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait kepastian jadwal dan bocoran formasinya.
Isu pembukaan pendaftaran CPNS 2026 pada bulan Juni mencuat setelah adanya pernyataan dari Plt. Direktur Perencanaan Kebutuhan ASN BKN, Muhammad Ridwan.
Dalam program BKN Menyapa ASN, Ridwan memproyeksikan bahwa rincian kebutuhan ASN atau formasi dari masing-masing instansi ditargetkan rampung dan ditetapkan pada akhir Mei 2026.
Kendati demikian, tahapan pada bulan Juni diperkirakan baru memasuki pengumuman formasi, bukan pembukaan pendaftaran SSCASN.
Pemerintah masih menyusun jadwal rekrutmen secara menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai faktor, mulai dari usulan kebutuhan kementerian/lembaga hingga kesiapan anggaran negara.
Masyarakat diimbau untuk tidak termakan hoaks dan tetap menunggu rilis resmi yang nantinya akan diumumkan melalui portal SSCASN BKN.
Meski angka final belum diketok, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, memberikan sinyal hijau bahwa pemerintah berpotensi membuka sekitar 160 ribu formasi CPNS pada tahun 2026.
Besarnya kuota ini dipengaruhi oleh tingginya angka ASN yang memasuki masa pensiun dalam beberapa tahun terakhir. Selain untuk mengisi kekosongan jabatan, penentuan formasi tahun ini akan difokuskan pada lima sektor prioritas nasional:
- Pendidikan (Tenaga Kependidikan dan Guru)
- Kesehatan (Tenaga Medis dan Dokter)
- Pelayanan Publik Utama
- Jabatan Teknis dan Administrasi Kontemporer
- Bidang Digital serta Teknologi Informasi
Saat ini, Kementerian PANRB bersama BKN masih melakukan finalisasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah guna memastikan validitas kebutuhan pegawai serta kesiapan anggaran negara sebelum pendaftaran resmi dibuka.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat