Lagu 'MBG My Little Bolu Ketan' Viral, Pengamat Politik: Bahlil Sudah Jadi Komoditas Politik
Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Viral lagu berjudul "MBG Mas Bahlil Ganteng" yang sedang ramai di TikTok dan media sosial lainnya ditanggapi pengamat politik dari UIN Jakarta Adi Prayitno.
Adi membahas fenomena "Perkara MBG" atau "Mas Bahlil Ganteng" yang ditujukan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Lagu yang diciptakan menggunakan AI ini berasal dari kompilasi komentar netizen yang absurd dan lucu, dengan lirik khas seperti 'Mas Bahlil Ganteng, buah apa yang paling manis, buahlili… tambah ganteng aja, my little bolu ketan'.
Awalnya muncul sebagai satire ringan, lagu ini kini menjadi tren hiburan dan telah ditonton jutaan kali. Sementara itu, Partai Golkar menanggapi santai.
Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji menyatakan pihaknya tidak mempermasalahkan lagu tersebut. Bahkan, Golkar melihatnya sebagai bentuk apresiasi kreatif netizen terhadap kinerja Bahlil dalam menjaga stok BBM dan stabilitas energi nasional.
Menurut Adi Prayitno, fenomena ini mencerminkan dinamika politik digital saat ini, di mana humor dan meme mudah menyebar serta memengaruhi persepsi publik terhadap figur politik.
Hingga kini, Bahlil Lahadalia sendiri dikabarkan hanya tertawa mendengar lagu viral itu dan tidak menganggapnya sebagai serangan pribadi.
"Fenomena ini menunjukkan betapa kuatnya kekuatan konten kreatif netizen dalam membentuk narasi politik Tanah Air," kata Adi.
Ia menilai saat ini, suka tidak suka Bahlil sudah menjadi spotlight para netizen, khususnya dalam jagad politik nasional, terlepas kontroversi yang meliputinya.
"Itu artinya apa? Bahlil secara perlahan sudah menjadi spotlight dalam konteks politik kita. Tentu terlepas dari pro dan kontranya. Ada yang kemudian mengkritik, ada yang mengapresiasi terkait dengan sepak terjang dan kinerja politik dari Pak Bahlil baik sebagai ketua umum partai atau Menteri ESDM," tambahnya.
"Satu hal lagi, bahwa Bahlil sudah menjadi komoditas politik di Indonesia. Dan rasa-rasanya kalau bicara tentang politik Indonesia khususnya di media sosial kok tidak lengkap kalau tidak pernah ataupun tidak mengait-kaitkan dengannya. Segala sesuatu dengan Pak Bahlil. Itu artinya apa? Dalam top of mind masyarakat kita, nama Bahlil itu sudah menjadi sesuatu yang candu. Kok tidak lengkap rasanya? Kalau tidak bicara tentang politik Indonesia itu tidak nyebut-nyebut dan dikait-kaitkan dengan Bahlil. Dalam politik kalau sudah menjadi pembicaraan, sudah jadi spotlight, itu sesuatu yang cukup capaian yang harus di diapresiasi. Karena tidak gampang loh menjadi pembicara netizen, tidak gampang loh menjadi percakapan publik, tidak gampang loh untuk viral media sosial," jelasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: