Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Iran ke Amerika Serikat: Cukup Penuhi Janji yang Sudah Ditandatangani

Iran ke Amerika Serikat: Cukup Penuhi Janji yang Sudah Ditandatangani Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Iran Masoud Pezeshkian buka suara terkait dengan upaya diplomasi untuk menghentikan perang antara negaranya dengan Amerika Serikat. Washington menurutnya hanya perlu memenuhi seluruh komitmen yang telah disepakati dalam nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan Teheran.

Menurut Pezeshkian, kepatuhan  terhadap kesepakatan itu menjadi fondasi utama bagi hubungan Iran dengan Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa nota kesepahaman tersebut akan menjadi pijakan penting dalam arah kebijakan luar negeri negaranya.

Baca Juga: PSI Kena Sentil Jokowi, Jangan Lupa 'Napak Tanah'

“Saya yakin memorandum ini akan menjadi pusat gravitasi hubungan luar negeri kita di masa depan,” tulis Pezeshkian, dikutip Senin (3/8/2026).

Ia menilai langkah terpenting saat ini adalah memastikan seluruh pihak menjalankan komitmen yang telah disepakati. Menurut Pezeshkian, apabila kesepakatan tersebut dijalankan secara konsisten, maka stabilitas kawasan dan negara-negara sekutu dari kedua belah pihak akan semakin terjamin.

“Kita harus berupaya memaksa musuh untuk tetap berkomitmen pada apa yang telah mereka tandatangani,” ujarnya.

Ia menyebut nota kesepahaman itu berpotensi menjadi dasar bagi terciptanya hubungan yang lebih stabil di tengah konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim pihaknya akan segera mencapai kesepakatan dengan Iran. Kesepakatan tersebut akan terkait dengan program nuklir negara tersebut dan Selat Hormuz.

Trump mengatakan pembicaraan yang berlangsung akan segera menyelesaikan masalah antara kedua negara. Ia menegaskan bahwa pihaknya masih membuka pintu diplomasi kepada Iran.

"Kesepakatan itu sudah di ambang pintu, berkaitan dengan Selat Hormuz. Juga, pada akhirnya, denuklirisasi Iran," kata Trump.

Baca Juga: Merasa Kena Gocek Naik-turun Dinamika Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Dunia Ini Panggung Sandiwara

Namun Trump mengatakan upaya mencapai kesepakatan tersebut bukan tanpa kendala karena masih terdapat perbedaan pandangan di internal pemerintahan dari Iran. Menurutnya, ada kelompok yang ingin segera mencapai kesepakatan, namun ada pula pihak yang belum sepakat dengan langkah tersebut.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar