Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Prabowo Bawa Forum Bisnis Rp21 Ribu Triliun di Paris, Kejar Investasi Jumbo dari Prancis

        Prabowo Bawa Forum Bisnis Rp21 Ribu Triliun di Paris, Kejar Investasi Jumbo dari Prancis Kredit Foto: BPMI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Prabowo Subianto menghadiri forum bisnis Indonesia-Prancis bersama Presiden Emmanuel Macron di Paris dengan nilai kapitalisasi pasar gabungan perusahaan mencapai USD 1,3 triliun atau sekitar Rp21 ribu triliun. Forum tersebut menjadi salah satu langkah besar pemerintah Indonesia untuk menarik investasi strategis dari Prancis di sektor energi, perdagangan, hingga pertahanan.

        Pertemuan bisnis elite itu digelar usai Prabowo dan Macron melakukan pertemuan bilateral serta pembicaraan empat mata di Istana Élysée, Paris, Kamis waktu setempat. Forum tersebut diinisiasi oleh Kadin Indonesia bersama MEDEF International.

        Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan forum bisnis itu mempertemukan 30 pimpinan industri dan perusahaan besar dari Indonesia maupun Prancis. Total nilai kapitalisasi pasar perusahaan-perusahaan yang hadir mencapai USD 1,3 triliun atau setara lebih dari Rp21 ribu triliun.

        “Setelah melakukan pertemuan bilateral serta pertemuan empat mata, Presiden Prabowo dan Presiden Macron juga menghadiri peluncuran forum bisnis France-Indonesia High Level Business Council, yang diinisiasi oleh Kadin Indonesia dan MEDEF International,” ujar Teddy dalam keterangannya di akun Instagram, Jumat (29/5/2026).

        “Forum bisnis ini mempertemukan 30 pimpinan industri dan perusahaan terkemuka dari Indonesia dan Prancis dengan total kapitalisasi pasar gabungan mencapai USD 1,3 triliun,” lanjutnya.

        Nilai fantastis tersebut langsung menjadi sorotan karena menggambarkan besarnya kekuatan ekonomi perusahaan-perusahaan yang ikut terlibat dalam forum bisnis RI-Prancis itu. Pemerintah berharap momentum tersebut bisa mempercepat arus investasi asing ke Indonesia di tengah persaingan ekonomi global yang semakin ketat.

        Dalam kunjungan kenegaraan itu, Indonesia dan Prancis juga mencapai empat kesepakatan komersial baru. Kesepakatan tersebut difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan yang menjadi prioritas pemerintahan Prabowo.

        Forum bisnis tersebut tak hanya menjadi ajang pertemuan pengusaha, tetapi juga diarahkan untuk mengawal implementasi berbagai kerja sama yang sebelumnya sudah disepakati kedua negara. Pemerintah Indonesia ingin memastikan komitmen investasi tidak berhenti di penandatanganan nota kesepahaman semata.

        Teddy mengungkapkan saat kunjungan Presiden Macron ke Indonesia pada Mei 2025 lalu, kedua negara telah menandatangani 27 nota kesepahaman atau MoU dengan nilai mencapai lebih dari USD 11 miliar. Nilai tersebut setara sekitar Rp178 triliun dengan kurs saat ini.

        “Forum juga berkomitmen mengawal implementasi berbagai nota kesepahaman (MoU) dan komitmen investasi yang telah disepakati sebelumnya,” kata Teddy.

        Besarnya kapitalisasi pasar perusahaan yang hadir memperlihatkan tingginya minat pelaku industri global terhadap hubungan ekonomi Indonesia dan Prancis. Pemerintahan Prabowo pun berupaya memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan Asia Tenggara.

        Baca Juga: DPR Kritik Wacana Bahasa Prancis di Sekolah, Jangan Jadi Agenda Diplomasi

        Selain investasi, kerja sama RI-Prancis juga mulai diperluas ke sektor energi bersih, teknologi, pertahanan, hingga hilirisasi industri. Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus membuka peluang transfer teknologi dari perusahaan-perusahaan besar Eropa.

        Pertemuan Prabowo dan Macron di Paris juga menjadi sinyal semakin eratnya hubungan bilateral kedua negara dalam beberapa tahun terakhir. Tidak hanya diplomasi politik, hubungan Indonesia dan Prancis kini bergerak lebih agresif ke arah kerja sama ekonomi bernilai jumbo.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: