Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Perbaikan Amblasnya Jalan Lenteng Agung Tak Sampai Tutup Ruas Dua Jalur

        Perbaikan Amblasnya Jalan Lenteng Agung Tak Sampai Tutup Ruas Dua Jalur Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan memastikan perbaikan jalan amblas di Lenteng Agung, Jagakarsa, akan dilakukan tanpa menutup ruas jalan secara total agar lalu lintas tidak lumpuh.

        Kepala Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Jagakarsa, Sartono, mengatakan perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan sistem bergantian.

        Satu lajur dikerjakan, sementara lajur lainnya tetap dibuka untuk lalu lintas dengan menggunakan pelat besi sebagai penutup sementara.

        "Tidak ada penutupan jalan. Cuma jalurnya satu-satu. Sebelah jalan dikerjakan, sebelahnya dipasang plat untuk lalu lintas," kata Sartono kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

        Perbaikan permanen dimulai malam ini dengan pemasangan gorong-gorong (box culvert) berukuran dua meter di lokasi ambles.

        Sartono memperkirakan pemasangan box culvert memakan waktu dua hingga tiga hari, asalkan tidak terkendala cuaca atau utilitas bawah tanah.

        "Untuk kelancaran lalu lintas mungkin diperkirakan dua sampai tiga hari. Kalau tidak ada rintangan cuaca maupun utilitas, pemasangan box culvert diharapkan sudah selesai,” ujarnya.

        Setelah box culvert terpasang, arus lalu lintas diharapkan kembali normal, meski pekerjaan penyempurnaan masih akan berlanjut beberapa hari ke depan.

        Menurut Sartono, amblesnya jalan disebabkan kerusakan pada gorong-gorong lama berdiameter tiga meter yang berada di bawah badan jalan. Sebagian struktur gorong-gorong tersebut mengalami keropos, terutama pada bagian atas, sehingga tidak kuat menahan beban dan menyebabkan jalan runtuh.

        "Existing-nya ada gorong-gorong ukuran tiga meter yang keropos. Sekitar sepertiga bagian atasnya rusak, akhirnya jatuh dan menimbulkan jalan amblas,” jelasnya.

        Kerusakan mulai terlihat secara bertahap sejak Rabu (27/5). Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan telah melakukan penanganan darurat menggunakan aspal dingin (coldmix) untuk menjaga keamanan pengguna jalan. Bina Marga juga telah berkoordinasi dengan SDA untuk menangani masalah saluran air di bawah jalan.

        SDA Jakarta Selatan mengimbau warga agar bersabar selama proses perbaikan berlangsung. Pemprov DKI Jakarta terus memantau perkembangan di lapangan untuk mempercepat pemulihan kondisi jalan dan lalu lintas.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: