Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Catat Rekor Tinggi

        Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Catat Rekor Tinggi Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa tingkat kerukunan umat beragama di Indonesia saat ini berada dalam kondisi sangat baik.

        Berdasarkan data Kementerian Agama, Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) nasional tercatat di atas 76 persen.

        Capaian tersebut, menurut Nasaruddin, menunjukkan kohesi sosial dan toleransi antarumat beragama di Indonesia berada dalam kondisi sehat..

        “Angka ini merefleksikan bahwa secara makro kohesi sosial dan toleransi antarumat beragama di Indonesia berada dalam kondisi yang sangat sehat. Angka itu harus dapat bertransformasi menjadi kedaulatan moral,” kata Nasaruddin, dikutip dari siaran pers Kemenpar, Selasa (2/6).

        Hal itu disampaikan Nasaruddin saat menghadiri puncak Perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era (BE) di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (31/5/2026). 

        Ia berharap momentum Waisak dapat mendorong setiap individu membangun perdamaian dalam diri, karena perdamaian dunia berawal dari kedamaian pribadi.

        Ketua Umum DPP WALUBI, Hartati Murdaya, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Perayaan Waisak tahun ini.

        Baca Juga: Viral! Ibadah Jemaat Gereja Bantul Dibubarkan, Perizinan Jadi Biang Kerok

        “Dukungan tersebut memberikan harapan besar bagi terwujudnya kehidupan beragama yang harmonis, rukun, dan damai sehingga pembangunan bangsa dapat terus berjalan dengan baik,” tutur Hartati.

        Peringatan Waisak tahun ini yang mengusung tema “Dharma Sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan” dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, pejabat daerah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat dari berbagai daerah.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: