Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
PT PLN (Persero) siap menjalankan transformasi melalui penyederhanaan struktur usaha dengan mengurangi jumlah entitas dari 44 menjadi 23 perusahaan. Proses perampingan tersebut akan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan rampung pada 2028.
Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun Instagram resmi Badan Pengelola (BP) BUMN, Selasa (2/6/2026).
Dalam agenda yang turut dihadiri Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, diskusi juga membahas implementasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 serta evaluasi pascagangguan sistem kelistrikan (blackout) di Sumatera pada Mei 2026.
BP BUMN menilai transformasi korporasi dan penguatan sistem ketenagalistrikan menjadi langkah penting untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan perusahaan listrik pelat merah tersebut.
Baca Juga: BP BUMN Mau Pangkas Puluhan Anak Usaha Telkom, Hanya Sisakan 19 Entitas di 2026
Baca Juga: PLN Siap Salurkan Listrik ke BDx Data Centers Sebesar 1,2 GW
"Melalui transformasi yang terukur dan penguatan infrastruktur ketenagalistrikan secara berkelanjutan, BP BUMN bersama Danantara terus mendorong PLN menjadi perusahaan yang semakin efisien, andal, dan kompetitif," tulis BP BUMN dalam unggahannya.
Langkah transformasi tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kualitas layanan kelistrikan bagi masyarakat Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: