Kredit Foto: Istimewa
Penulis Zulfikar Akbar menilai tidak pantas narasi yang hanya menyoroti masa jabatan singkat Dino Patti Djalal sebagai Wakil Menteri Luar Negeri untuk meremehkan kiprahnya.
Menurut Zulfikar, Dino memiliki rekam jejak panjang dan mumpuni di bidang diplomasi, bahkan pernah menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Amerika Serikat.
"Dino Patti Djalal itu sudah di dunia diplomat sejak 39 tahun lalu. Pernah jadi duta besar di negara sekelas Amerika Serikat," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Rabu (3/6).
“Diremehkan hanya soal jabatannya yang hanya tiga bulan sebagai wakil menteri luar negeri. Itu narasi sangat buruk dalam dunia komunikasi,” imbuhnya.
Menanggapi hal tersebut, pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu menilai narasi yang menyerang personal merupakan gaya khas kelompok yang ia sebut sebagai Jokower.
"Begitulah gaya khas Jokower, menghina dan merendahkan orang lain," tulisnya di akun X pribadinya.
Seperti diketahui, Dino saat ini tengah menjadi perhatian publik karena perdebatan dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya terkait efisiensi dan transparansi anggaran kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Dino Patti Djalal Diserang! Pegiat X Nilai Kritik ke Presiden Minim Substansi
Dalam video tanggapan resmi yang dirilis Sekretariat Kabinet, Teddy sempat menyebut Dino hanya menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri selama 3 bulan.
“Terima kasih atas masukan yang telah diberikan, sangat cermat dan terstruktur. Saya pikir beliau adalah diplomat hebat, pernah menjadi Wakil Menteri Luar Negeri, walau hanya diberi kesempatan sekitar 3 bulan,” ujar Teddy.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: