53 Tahun Asuransi Jasindo: Dari Transformasi Menuju Pertumbuhan yang Berkelanjutan
Kredit Foto: Istimewa
Memasuki usia ke-53 tahun, Asuransi Jasindo menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh bersama masyarakat melalui semangat “Together We Grow, Beyond We Serve”. Tema ini sejalan dengan semangat #MelayaniSepenuhHati yang menekankan pentingnya menghadirkan nilai dan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan yang terbaik. Momentum hari jadi ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang perusahaan dalam menghadirkan perlindungan risiko bagi masyarakat Indonesia sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema, mengatakan usia ke-53 menjadi momentum penting perusahaan untuk terus bertransformasi seperti halnya yang telah dilakukan setiap tahunnya.
"HUT ke-53 ini menjadi pengingat bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi, tata kelola yang kuat, dan komitmen untuk terus memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan. Kami bersyukur transformasi yang telah dijalankan mampu memperkuat fondasi perusahaan sekaligus meningkatkan kontribusi Asuransi Jasindo bagi masyarakat dan perekonomian nasional," ujar Brellian.
Brellian menjelaskan tonggak pencapaian atau milestones terbesar dalam perjalanan 53 tahun Asuransi Jasindo adalah keberhasilan perusahaan menjalankan transformasi bisnis secara menyeluruh melalui implementasi Rencana Penyehatan Keuangan (RPK) sejak 2022. Transformasi tersebut menjadi titik balik penting bagi perusahaan dalam membangun fondasi bisnis yang sehat, berkelanjutan, dan didukung tata kelola yang semakin kuat.
Perjalanan transformasi sebenarnya telah dimulai sejak periode 2018–2021 melalui berbagai langkah strategis, mulai dari penguatan struktur organisasi, hingga bergabungnya Asuransi Jasindo ke dalam holding Indonesia Financial Group (IFG). Pada periode tersebut, perusahaan juga menunjukkan kapasitasnya dalam menangani berbagai risiko besar nasional, termasuk penyelesaian klaim sektor energi bernilai tinggi, sekaligus memperkuat implementasi tata kelola perusahaan yang baik.
Momentum transformasi semakin kuat pada 2022 ketika Asuransi Jasindo menjalankan enam inisiatif strategis RPK, di antaranya restrukturisasi portofolio bisnis, optimalisasi penyelesaian klaim, pelepasan aset non-strategis, serta penguatan tata kelola dan manajemen risiko. Perusahaan juga melakukan remodelling business melalui sentralisasi fungsi akseptasi, klaim, dan keuangan ke kantor pusat untuk menciptakan pengelolaan risiko yang lebih prudent dan terukur. Langkah tersebut berhasil memperkuat
kondisi kesehatan perusahaan yang tercermin dari peningkatan Risk Based Capital (RBC) yang kembali berada jauh di atas ketentuan regulator.
Implementasi RPK, menurut Brellian, menjadi salah satu fase terpenting dalam perjalanan perusahaan karena tidak hanya berfokus pada pemulihan kinerja, tetapi juga membangun fondasi bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan. "Transformasi melalui RPK menjadi momentum penting bagi Asuransi Jasindo untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh. Kami tidak hanya memperbaiki kondisi keuangan perusahaan, tetapi
juga memperkuat tata kelola, manajemen risiko, serta kualitas bisnis agar pertumbuhan yang dicapai dapat berlangsung secara berkelanjutan," kata Brellian.
Transformasi berlanjut pada 2023 melalui perubahan struktur organisasi dan refocusing bisnis pada sektorsektor yang menjadi kompetensi inti perusahaan, seperti properti, engineering, energi offshore dan onshore, marine, cargo, serta liability. Di saat yang sama, kantor-kantor layanan di daerah difokuskan untuk memperkuat penetrasi pasar dan pelayanan pelanggan, sementara pengembangan sumber daya manusia, transformasi digital, peningkatan kapabilitas underwriting, serta penerapan risk management partnership terus diperkuat untuk mendukung pertumbuhan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.
Hasil transformasi itu mulai terlihat nyata pada kinerja perusahaan. Sepanjang 2024, Asuransi Jasindo membukukan pertumbuhan premi sebesar 21,65% menjadi Rp4,02 triliun dan laba bersih meningkat 52,91% menjadi Rp157,33 miliar. Tingkat kesehatan perusahaan yang tercermin melalui RBC mencapai 150,40%, didukung performa positif berbagai lini bisnis unggulan seperti properti, engineering, cargo, marine hull, hingga sektor energi.
Brellian menjelaskan capaian tersebut menjadi indikator transformasi yang dijalankan perusahaan mulai memberikan hasil nyata. "Capaian yang diperoleh perusahaan menunjukkan bahwa strategi transformasi yang kami jalankan berada pada jalur tepat. Ke depan, fokus kami adalah menjaga kualitas pertumbuhan tersebut melalui disiplin underwriting, pengelolaan risiko yang prudent, dan pelayanan yang semakin baik kepada tertanggung," ujarnya.
Selain mencatatkan kinerja bisnis yang positif, Asuransi Jasindo juga terus memperkuat kontribusinya bagi masyarakat. Perusahaan telah memberikan perlindungan kepada lebih dari 464 ribu petani melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), meningkatkan literasi asuransi melalui program Jasindo Goes to School & Campus di berbagai daerah, serta mencatatkan rekor MURI atas pemberian polis asuransi kecelakaan diri kolektif bagi pelajar SMA di seluruh Indonesia.
Memasuki 2025, Asuransi Jasindo memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang mendorong terciptanya dampak positif bagi lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan.
Semangat tersebut juga tercermin dalam rangkaian kegiatan HUT ke-53 yang diselenggarakan di lima wilayah Indonesia melalui program Narasemesta Jasindo, Peken Jasindo, dan Satyaraga Jasindo. Narasemesta Jasindo menjadi ruang untuk mendorong kesadaran dan aksi keberlanjutan, Peken Jasindo hadir sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pelaku usaha lokal, sementara Satyaraga
Jasindo memperkuat semangat kolaborasi, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Melalui berbagai kegiatan tersebut, Asuransi Jasindo ingin memastikan bahwa momentum ulang tahun perusahaan tidak hanya menjadi perayaan internal, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Indonesia.
"Melalui Narasemesta Jasindo, Peken Jasindo, dan Satyaraga Jasindo yang diselenggarakan di berbagai daerah, kami ingin memastikan bahwa perayaan HUT tidak hanya menjadi refleksi perjalanan perusahaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan pembangunan Indonesia," kata Brellian Sejalan dengan tema HUT ke-53, “Together We Grow, Beyond We Serve”, Asuransi Jasindo meyakini bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari kemampuan menciptakan nilai dan dampak positif yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
"Selama 53 tahun, Asuransi Jasindo telah menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Indonesia. Ke depan, kami ingin terus bertumbuh bersama masyarakat, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan melalui layanan yang semakin baik, tata kelola yang kuat, serta kontribusi yang memberikan dampak nyata. Semangat 'Together We Grow, Beyond We Serve' bukan hanya tema perayaan, tetapi komitmen kami untuk terus melampaui fungsi perlindungan dan menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan Indonesia. Semangat tersebut juga selaras dengan nilai #MelayaniSepenuhHati yang menjadi landasan kami dalam memberikan pelayanan dan menciptakan dampak positif bagi seluruh pemangku kepentingan," tutup Brellian.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Sufri Yuliardi
Tag Terkait: