Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Sahroni: Prabowo Sedang Bersih-Bersih

        Sahroni: Prabowo Sedang Bersih-Bersih Kredit Foto: DPR
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai langkah aparat penegak hukum dalam menangani sejumlah kasus korupsi yang melibatkan pejabat tinggi negara menunjukkan komitmen kuat Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas praktik korupsi di lingkungan pemerintahan.

        Menurut Sahroni, penetapan tersangka terhadap sejumlah pejabat oleh Kejaksaan Agung maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuktikan bahwa proses penegakan hukum berjalan tanpa pandang bulu.

        Belakangan, eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua wakilnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, KPK juga menetapkan eks Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim sebagai tersangka dalam kasus korupsi yang diduga terjadi saat ia menjabat Direktur Jenderal Imigrasi.

        Sahroni menilai penindakan terhadap para pejabat tersebut tidak seharusnya dipandang sebagai tanda bahwa kondisi negara sedang memburuk. Sebaliknya, ia melihat langkah tersebut sebagai bagian dari upaya pembersihan yang sedang dilakukan pemerintah melalui lembaga penegak hukum.

        “Banyak pihak menarasikan Indonesia tidak baik-baik saja akibat penangkapan pejabat. Padahal negara justru sedang bersih-bersih melalui Kejagung dan KPK. Ini bukti hukum bekerja tanpa pandang bulu,” kata Sahroni, Jumat (5/6/2026).

        Politikus Partai NasDem itu menegaskan bahwa arah kepemimpinan Presiden Prabowo saat ini sedang bergerak menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Ia menilai proses penegakan hukum terhadap pejabat yang terlibat korupsi menjadi pesan tegas bahwa penyalahgunaan jabatan dan kewenangan tidak akan ditoleransi.

        Menurutnya, langkah pemberantasan korupsi yang dilakukan aparat penegak hukum juga menjadi peringatan bagi seluruh penyelenggara negara agar menjalankan tugas sesuai aturan dan tidak memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi.

        Baca Juga: Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis, Ahmad Sahroni Minta Kelompok Dadan Hindayana Dihukum Berat

        Sahroni menegaskan bahwa Presiden Prabowo menunjukkan keseriusan dalam melakukan pembenahan di berbagai sektor pemerintahan. Karena itu, ia meminta publik tidak meremehkan sikap Presiden terhadap upaya pemberantasan korupsi.

        “Intinya Pak Presiden sedang bersih-bersih di segala sektor. Jangan anggap remeh sikap presiden. Kalau ada koruptor jelas kejahatannya tapi tidak ditangkap, itu baru Indonesia sedang tidak baik-baik saja,” pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: