Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Siloam Orthovolution 2026 Tandai Transformasi Siloam Hospitals Mampang Menuju Pusat Orthopaedi Nasional

        Siloam Orthovolution 2026 Tandai Transformasi Siloam Hospitals Mampang Menuju Pusat Orthopaedi Nasional Kredit Foto: WE
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Siloam Hospitals Mampang untuk pertama kalinya menyelenggarakan Siloam Orthovolution 2026: Symposium & Live Surgery dengan tema “Transforming Orthopaedic Care Through Innovation”. Acara ini menjadi forum ilmiah berskala besar yang mempertemukan lebih dari 200 dokter dan tenaga kesehatan, menghadirkan 14 pembicara nasional dan internasional, tiga sesi live surgery, serta testimoni pasien yang telah merasakan manfaat layanan orthopaedi modern.

        Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam transformasi Siloam Hospitals Mampang menuju Siloam Orthopaedic Hospital, pusat rujukan orthopaedi yang modern, terintegrasi, dan berbasis inovasi di Indonesia.

        Presiden Direktur Siloam International Hospitals, David Utama, mengatakan bahwa penyelenggaraan Orthovolution 2026 merupakan bagian dari komitmen Siloam untuk memperkuat layanan unggulan di bidang orthopaedi.

        “Melalui Siloam Orthovolution 2026, kami ingin menghadirkan standar layanan orthopaedi yang semakin kuat melalui keunggulan klinis, inovasi teknologi, dan kolaborasi multidisiplin. Kami berharap inisiatif ini dapat memperkuat peran Siloam Hospitals Mampang sebagai pusat layanan orthopaedi yang modern, komprehensif, dan berorientasi pada hasil klinis terbaik bagi pasien,” ujarnya.

        CEO Siloam Hospitals Mampang, Ratih Hadiwinoto, menambahkan bahwa rumah sakit terus memperkuat posisinya sebagai rumah sakit premium dengan layanan orthopaedi yang lengkap dan menyeluruh.

        “Kehadiran dr. Peter Gifford dari Brisbane, Australia, bersama para pembicara nasional membuka ruang transfer pengetahuan yang berharga agar layanan kami terus berkembang sesuai kebutuhan pasien,” kata Ratih.

        Sebagai bagian dari transformasi tersebut, Siloam Hospitals Mampang menghadirkan layanan orthopaedi terintegrasi yang mencakup pemeriksaan, diagnosis, terapi, tindakan medis, hingga rehabilitasi. Layanan ini didukung kolaborasi multidisiplin antara dokter spesialis orthopaedi, rehabilitasi medik, radiologi, anestesi, fisioterapis, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya.

        Rumah sakit juga didukung berbagai teknologi dan fasilitas modern, mulai dari robotic-assisted surgery, navigasi bedah, prosedur minimal invasif, hingga terapi regeneratif seperti stem cell dan orthobiologics, guna menghadirkan layanan yang lebih presisi dan sesuai kebutuhan pasien.

        Founder Siloam Hospitals Mampang, Prof. Dr. dr. Andri M.T. Lubis,menegaskan bahwa perkembangan teknologi orthopaedi harus mampu diterjemahkan menjadi praktik klinis yang lebih aman dan efektif bagi pasien.

        Sementara itu, Founder Siloam Hospitals Mampang, dr. Henry Suhendra, menekankan bahwa layanan orthopaedi tidak selalu berakhir pada tindakan operasi. Menurutnya, terapi konservatif, rehabilitasi terarah, dan pemantauan berkelanjutan juga memiliki peran penting dalam membantu pasien kembali aktif dan meningkatkan kualitas hidup.

        Komitmen tersebut tercermin dari pengalaman para pasien. Iskandar Abubakar, pasien Total Knee Replacement (TKR), mengaku dapat kembali bergerak dan beraktivitas dengan lebih baik setelah menjalani perawatan. Pengalaman serupa dirasakan Vera, pasien bilateral knee replacement, yang dalam waktu tiga bulan pascaoperasi telah kembali menjalani aktivitas sehari-hari dan bahkan mengikuti kompetisi olahraga.

        Melalui Siloam Orthovolution 2026, Siloam Hospitals Mampang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan orthopaedi yang inovatif, terintegrasi, dan berorientasi pada kualitas hidup pasien, sehingga semakin banyak masyarakat dapat kembali bergerak, pulih dengan percaya diri, dan menjalani hidup yang lebih baik.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Sufri Yuliardi
        Editor: Sufri Yuliardi

        Bagikan Artikel:

        Berita Terkait