- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
PLN Pasok Listrik 1.450 MVA untuk Data Center Digital Edge, Terbesar di Indonesia
Kredit Foto: PT PLN (Persero)
PT PLN (Persero) memperkuat dukungannya terhadap pengembangan industri pusat data nasional melalui penyediaan pasokan listrik sebesar 2x725 Megavolt Ampere (MVA) untuk fasilitas data center CGK1 milik Digital Edge Indonesia di Cikarang, Jawa Barat.
Pasokan listrik tersebut menjadikan Digital Edge Indonesia sebagai pemegang Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) terbesar PLN sekaligus salah satu data center dengan kapasitas daya terbesar di Indonesia.
Pengumuman tersebut disampaikan bertepatan dengan seremoni topping off fasilitas data center CGK1 Digital Edge Indonesia. Proyek ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur digital nasional seiring meningkatnya kebutuhan layanan digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
CEO Digital Edge Indonesia, Stephanus Oscar, mengatakan ketersediaan listrik yang andal menjadi faktor utama dalam pengembangan industri pusat data berskala besar.
“Topping off CGK1, yang didukung oleh perjanjian pasokan listrik terbesar dalam sejarah pusat data Indonesia, mencerminkan keyakinan kami terhadap pertumbuhan digital jangka panjang negeri ini,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (8/6/2026).
Menurut Oscar, pengembangan kampus data center tersebut juga ditujukan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan ekonomi digital berbasis AI.
“Bersama PLN, kami tidak sekadar membangun sebuah pusat data — kami sedang meletakkan fondasi agar Indonesia dapat bersaing di level tertinggi ekonomi AI global. CGK Campus dirancang untuk tumbuh seiring dengan ambisi bangsa,” katanya.
Sebelumnya, PLN dan Digital Edge Indonesia telah menandatangani PJBTL pada Oktober 2025 dengan kapasitas pasokan sebesar 2x650 MVA. Namun, seiring rencana ekspansi fasilitas data center, kapasitas tersebut ditingkatkan menjadi 2x725 MVA secara bertahap hingga 2030.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan pertumbuhan industri data center menunjukkan semakin berkembangnya ekosistem digital nasional yang membutuhkan pasokan listrik berkualitas tinggi.
“Pertumbuhan industri data center mencerminkan semakin pesatnya perkembangan ekosistem digital di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan guna mendukung kebutuhan sektor strategis ini, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara,” ujar Darmawan.
Baca Juga: PLN Indonesia Power Bidik Ekspansi Bisnis Energi ke Amerika Latin dan Karibia
Baca Juga: Buruan Serbu! PLN Bagi-bagi Voucher Listrik Rp10.000, Ini Cara Dapatnya
Sementara itu, Komisaris PLN Jisman Hutajulu menilai kebutuhan listrik sektor pusat data akan terus meningkat seiring berkembangnya teknologi digital dan AI di Indonesia.
“Data center ini demand-nya banyak sekali. Listrik yang andal untuk data center ini sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, kami menjaga mutu pasokan listrik khusus data center ini yang sudah dilengkapi double feeder,” kata Jisman.
Menurut dia, pasokan listrik yang andal dan mudah ditingkatkan kapasitasnya menjadi fondasi penting bagi pengembangan ekonomi digital nasional.
“Listrik yang andal dan scalable adalah fondasi pertama ekonomi digital dan siap tumbuh bersama kebutuhan infrastruktur AI di Indonesia,” pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: