Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Soal Penculikan Mama Yasinta, Ini Kata TNI

        Soal Penculikan Mama Yasinta, Ini Kata TNI Kredit Foto: Greenpeace/Alif Rizky Nouddy Korua
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Polemik mengenai dugaan penculikan Yasinta Moiwend atau Mama Sinta yang belakangan ramai diperbincangkan mendapat tanggapan langsung dari Panglima Komando XXIV/Mandala Trikora, Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia. Ia menegaskan bahwa TNI tidak terlibat dalam peristiwa yang dituduhkan tersebut dan memastikan tidak ada tindakan penculikan terhadap Mama Yasinta.

        Dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (11/6/2026), Frits menyatakan bahwa informasi yang beredar mengenai penculikan Mama Yasinta tidak sesuai dengan fakta yang ada. Menurutnya, tuduhan tersebut terbantahkan oleh pengakuan Mama Yasinta sendiri yang menyatakan tidak pernah mengalami penculikan maupun intimidasi dari pihak mana pun.

        "Kalau tidak ada yang bertanya langsung atau mengonfirmasi, lalu muncul asumsi seolah-olah TNI terlibat, ini yang harus diluruskan,” ujarnya, dikutip dari ANTARA.

        Frits menekankan bahwa sosok yang paling mengetahui peristiwa tersebut adalah Mama Yasinta sendiri. Berdasarkan pengakuannya, Mama Yasinta berada dalam kondisi aman dan sehat serta tidak merasa menjadi korban penculikan.

        Penegasan itu disampaikan untuk meluruskan berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Menurut Frits, munculnya tuduhan keterlibatan TNI tidak lepas dari cepatnya penyebaran informasi yang tidak diiringi upaya konfirmasi langsung kepada institusi terkait.

        Ia menilai tidak adanya klarifikasi kepada TNI membuat berbagai asumsi berkembang dan memunculkan spekulasi yang cenderung menyudutkan institusinya. Karena itu, ia menegaskan pentingnya mengedepankan informasi yang berimbang sebelum menarik kesimpulan mengenai suatu peristiwa.

        Frits juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di ruang publik. Ia mengajak semua pihak untuk tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang belum terverifikasi dan memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: