Serukan 'Balas Dendam', Masjid di Palestina Dibakar Saat Israel Gencarkan Operasi di Tepi Barat
Kredit Foto: AFP
Ketegangan di Tepi Barat kembali meningkat setelah dua masjid menjadi sasaran pembakaran yang dilakukan oleh pemukan dari Israel di Palestina. Dalam salah satu insiden, pelaku disebut meninggalkan coretan barbahasi asing yang bertuliskan "balas dendam" di dinding masjid yang terbakar.
Dikutip dari Al Jazeera, Senin (27/7/2026), insiden pertama terjadi di Kota Qusra, Nablus. Video yang telah diverifikasi memperlihatkan kobaran api melalap bangunan masjid yang sedang dalam tahap pembangunan.
Baca Juga: Agennya Lalai, Iran Gagal Jalankan Operasi Rahasia di Jantung Israel
Wali Kota Qusra, Abdel Azim Wadi mengatakan kebakaran menyebabkan kerusakan cukup serius pada bagian depan bangunan.
"Api menghancurkan pintu masuk masjid dan bahkan merusak bangunan batunya," kata Wadi.
Menurutnya, para pelaku juga menyemprotkan grafiti berbahasa asing di dinding masjid, termasuk tulisan "balas dendam", yang memicu kecaman dari berbagai pihak di Palestina.
Militer Israel mengonfirmasi telah mengirim personel ke lokasi setelah menerima laporan mengenai kebakaran tersebut.
Dalam keterangannya, militer menyebut pasukan menemukan bekas pembakaran dan grafiti di lokasi, sementara para pelaku telah melarikan diri sebelum aparat tiba.
"Para tentara mencari tersangka yang melarikan diri sebelum kedatangan mereka dan mengidentifikasi tanda-tanda pembakaran dan grafiti di tempat kejadian," demikian pernyataan militer dari Israel.
Militer menambahkan bahwa kepolisian negaranya akan menangani penyelidikan lebih lanjut dan mengumpulkan barang bukti terkait insiden tersebut.
Adapun Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina melaporkan pembakaran sebuah masjid lain di Desa Kour, Kota Tulkarem.
Menurut kementerian tersebut, para pelaku tidak hanya membakar bangunan masjid, tetapi juga mencoret dindingnya dengan berbagai slogan yang disebut bernada rasis.
"Kelompok pemukim membakar sebuah masjid dan menulis slogan-slogan rasis di dindingnya," demikian pernyataan dari Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina.
Insiden pembakaran dua masjid ini terjadi di tengah meningkatnya operasi keamanan dari Israel di Tepi Barat. Mereka melancarkan operasi penangkapan besar-besaran setelah bentrokan yang menewaskan empat warga dari Palestina.
Militer Israel menyebut operasi tersebut sebagai bagian dari langkah "kontra-terorisme" yang dilakukan di sejumlah wilayah dari Tepi Barat.
Baca Juga: Mossad 'Panas-panasin' Trump, Ada Israel di Balik Rencana Serangan Amerika ke Kompleks Nuklir Iran
Hingga berita ini ditulis, belum ada pengumuman resmi dari otoritas mengenai identitas pelaku pembakaran dua masjid tersebut. Polisi Israel menyatakan penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas insiden itu.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar