Ancam Langsung Deportasi, Amerika Larang Influencer Asing Bikin Konten dari Piala Dunia 2026
Kredit Foto: Ist
Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan peringatan keras kepada influencer dan kreator konten asing menjelang Piala Dunia 2026. Mereka yang datang menggunakan visa turis dilarang menghasilkan uang dari aktivitas membuat konten selama berada di AS dan terancam deportasi jika melanggar.
Peringatan tersebut disampaikan oleh Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) bersama Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS). Pemerintah AS menegaskan bahwa membuat konten dengan tujuan memperoleh pendapatan dari sumber di Amerika, meskipun hanya melalui platform digital, dapat dikategorikan sebagai aktivitas kerja ilegal.
Baca Juga: Trump Berikan Ultimatum Baru ke Iran: Terimalah Kesepakatan atau Wilayah Kaya Minyak Diambil Amerika
"Mengunjungi Amerika Serikat dengan tujuan utama membuat konten sebagai influencer dan menghasilkan pendapatan dari sumber di AS selama berada di negara tersebut dianggap sebagai pekerjaan dan memerlukan visa yang sesuai," demikian pernyataan otoritas AS, dikutip Minggu (14/6).
Artinya, para kreator yang berencana mendokumentasikan pertandingan, suasana stadion, atau pengalaman selama Piala Dunia 2026 di YouTube, TikTok, Instagram, maupun Facebook tidak bisa sembarangan memonetisasi kontennya jika hanya mengantongi visa turis B-2.
Visa B-2 sendiri hanya diperuntukkan untuk keperluan wisata, liburan, kunjungan keluarga, atau perawatan medis. Visa tersebut tidak mengizinkan pemegangnya bekerja ataupun menerima pendapatan dari aktivitas yang dilakukan di wilayah Amerika Serikat.
Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat berujung pada pencabutan visa, penolakan masuk, deportasi hingga pembatasan perjalanan ke AS pada masa mendatang.
Kebijakan ini muncul di tengah antusiasme Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang. Ajang tersebut diperkirakan akan menarik ribuan kreator konten dari berbagai negara.
Baca Juga: 'Ini Akan Benar-benar Terlaksana,' Trump Bongkar Detail Isi Kesepakatan Damai Iran dan Amerika
Namun, alih-alih membuka peluang promosi digital, Washington justru memperketat aturan dan memberi sinyal bahwa upaya mencari keuntungan dari momentum Piala Dunia tanpa visa kerja yang sesuai tidak akan ditoleransi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: