Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Trump Sebut Netanyahu 'Orang Sangat Sulit', Hampir Gagalkan Kesepakatan Damai AS-Iran!

        Trump Sebut Netanyahu 'Orang Sangat Sulit', Hampir Gagalkan Kesepakatan Damai AS-Iran! Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pengakuan mengejutkan datang dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal proses damai dengan Iran. Ia mengungkapkan PM Israel Benjamin Netanyahu hampir menggagalkan kesepakatan tersebut menjelang detik-detik akhir.

        Pengakuan itu disampaikan Trump dalam wawancara eksklusif dengan New York Times yang dirilis Senin (15/6/2026). Wawancara dilakukan via telepon pada Minggu (14/6) sore waktu AS, tak lama setelah mediator Pakistan mengumumkan tercapainya kesepakatan damai.

        "Dia (Netanyahu-red) orang yang sangat sulit," cetus Trump merujuk pada Netanyahu.

        Kritik Trump muncul setelah Israel melancarkan serangan ke Lebanon pada Minggu pagi. Serangan ke area pinggiran selatan Beirut itu menewaskan tiga orang dan melukai 15 lainnya, meski gencatan senjata sudah berlaku.

        Trump menegaskan serangan itu seharusnya tidak terjadi di tengah proses negosiasi yang hampir mencapai titik akhir. Ia bahkan mengklaim telah menyelamatkan Israel dari ancaman pemusnahan oleh senjata nuklir.

        "Dan jujur saja, dia seharusnya sangat berterima kasih kepada kita karena telah melakukan ini. Karena jika Iran memiliki senjata nuklir, Israel tidak akan bertahan selama dua jam," ucap Trump.

        Kesepakatan damai AS-Iran sendiri pertama kali diumumkan PM Pakistan Shehbaz Sharif pada Senin pagi. Sharif menyebut Washington dan Teheran sepakat menghentikan pertempuran secara permanen di semua front termasuk Lebanon.

        Trump kemudian mengonfirmasi kabar itu melalui Truth Social. Ia mengumumkan Selat Hormuz kembali dibuka dan blokade laut AS resmi dicabut.

        "Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua pihak!" kata Trump.

        Baca Juga: Trump Klaim MoU Iran–AS, Pasar Tak Percaya

        Trump juga menyerukan dimulainya kembali lalu lintas maritim dan pengiriman energi melalui jalur perairan strategis tersebut. "Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!" tulisnya.

        Seremoni penandatanganan resmi kesepakatan damai AS-Iran dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni mendatang. Acara tersebut akan digelar di Jenewa, Swiss.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: