Gibran Temukan Makanan Dingin di Ende, Guntur Romli Tuding Wapres Pura-Pura Kaget
Kredit Foto: Istimewa
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Ndona, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis (18/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wapres menerima sejumlah keluhan langsung dari para siswa terkait kualitas makanan yang disajikan.
Beberapa siswa menyampaikan bahwa makanan yang mereka terima sudah dalam kondisi dingin saat disantap. Selain itu, mereka juga mengeluhkan tekstur daging ayam yang dinilai terlalu keras.
Merespons keluhan tersebut, beredar video yang memperlihatkan kekecewaan Gibran terhadap manajemen distribusi makanan.
Ia langsung meminta penjelasan dari petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengenai proses produksi.
"Nasi jam berapa dibuat?," tanya Gibran kepada petugas SPPG.
"Start jam 3 pagi," jawab petugas tersebut.
Mendengar hal itu, Gibran langsung memberikan teguran.
"Kepagian, kepagian. Pantesan makannya dingin semua," timpalnya.
Kritik Tajam PDI Perjuangan: Sebut Wapres Cari Panggung
Temuan dan respons Gibran di lapangan ini mendapat tanggapan miring dari Juru Bicara PDI Perjuangan, Guntur Romli. Guntur menuding mantan Wali Kota Solo tersebut hanya berakting dan pura-pura kaget dengan masalah yang terjadi di lapangan.
Menurut Guntur, program ini sudah berjalan selama 1,5 tahun dan sering mendapat kritik dari publik, namun baru sekarang pihak istana bersuara setelah adanya sorotan terhadap kasus hukum di Badan Gizi Nasional (BGN).
"Jangan berakting melihat sekarang pura-pura kaget, emang 1,5 tahun selama ini kemana aja? Cari panggung setelah kasus korupsi BGN terbongkar. Padahal sebelum ini pura-pura buta dan budeg pada kritik publik terhadap BGN dan MBG. 1,5 tahun belajar akting," kata Guntur dalam pernyataannya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat