- Home
- /
- EkBis
- /
- Infrastruktur
Gambir Bakal Disulap Jadi Stasiun Nasional, Integrasi KRL–KAJJ Digenjot
Kredit Foto: Rena Laila Wuri
Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan rencana besar revitalisasi Stasiun Gambir masih terus berlanjut. Bahkan, saat ini proyek tersebut sudah memasuki tahap finalisasi perencanaan sebagai bagian dari penataan ulang sistem transportasi berbasis rel di Jakarta.
Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi menegaskan bahwa pendanaan revitalisasi ini sepenuhnya akan ditanggung oleh KAI. Nantinya, Stasiun Gambir akan diproyeksikan menjadi simpul utama transportasi kereta api di kawasan Ibu Kota dengan sistem yang lebih terintegrasi.
“Kita ingin membuat disitu nanti terkoneksi dengan KRL dan segala macam. Jadi ada konektivitas antara Kereta Jarak Jauh (KAJJ) maupun Komuter," katanya kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, dikutip Minggu (21/6/2026).
Lebih jauh, Dudy menjelaskan bahwa konsep pengembangan ini juga tidak akan membuat kawasan Stasiun Gambir semakin padat. Seluruh desain akan disesuaikan dengan kapasitas lahan agar justru menciptakan alur pergerakan penumpang yang lebih tertata.
Saat ini, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan tengah mengkaji aturan terkait alih fungsi lahan di sekitar kawasan stasiun. Area tersebut nantinya akan dikelola secara optimal oleh KAI sebagai pelaksana.
Baca Juga: Dompet Aman Saat Bepergian, Cek Daftar 13 Kereta Ekonomi Subsidi yang Masih Eksis di 2026
Tak hanya itu, ia juga menambahkan bahwa integrasi ini akan membuka konektivitas lebih luas antar moda transportasi. Mulai dari kereta bandara hingga sistem rel perkotaan yang bisa saling terhubung.
“Disitu kan nanti bisa connect dengan beberapa stasiun, moda transportasi, kemudian kalau kereta khususnya kan bisa nyambung sampai ke bandara malah. Kereta menjadi lebih mudah terjangkau, maksudnya yang naik kereta ke LRT bisa nyambung malah sampai Whoosh dari Cawang," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin sebelumnya juga telah memaparkan rencana besar penataan ulang sistem perkeretaapian di wilayah Jabodetabek, yang merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam kebijakan terbaru tersebut, Stasiun Gambir bersama Stasiun Manggarai bahkan ditetapkan sebagai simpul strategis nasional atau hub nasional (national station).
“Dalam 2 tahun Gambir, nanti kita akan diintegrasikan dengan KRL. Manggarai jadi hub,” tuturnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/6/2026) lalu.
Baca Juga: KAI Ubah Moda Transportasi Kereta Menjadi Ruang Beriklan Masa Depan
Ke depan, Stasiun Manggarai akan difungsikan sebagai titik temu utama seluruh layanan kereta, mulai dari KRL Commuter Line, Kereta Bandara Soekarno-Hatta, hingga Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) secara bertahap.
Adapun integrasi Stasiun Gambir dengan KRL diharapkan mampu mengurai kepadatan di Stasiun Juanda dan Gondangdia, sekaligus menghadirkan akses yang lebih mudah bagi pengguna Commuter Line menuju kawasan pusat pemerintahan dan perkantoran.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: