Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dompet Aman Saat Bepergian, Cek Daftar 13 Kereta Ekonomi Subsidi yang Masih Eksis di 2026

Dompet Aman Saat Bepergian, Cek Daftar 13 Kereta Ekonomi Subsidi yang Masih Eksis di 2026 Kredit Foto: KAI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah memastikan masih mempertahankan ketersediaan belasan armada kereta api kelas ekonomi yang berstatus mendapatkan subsidi penuh pada tahun 2026. Kehadiran moda transportasi massal dengan skema khusus ini tetap disiapkan demi memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat luas.

Fasilitas angkutan bersubsidi atau layanan *Public Service Obligation* tersebut menjadi opsi andalan utama bagi para pelanggan di berbagai daerah. Keberadaan armada ini diminati karena menyajikan nominal tarif tiket perjalanan yang jauh lebih terjangkau daripada tipe kereta komersial.

Saat ini tercatat ada 13 rangkaian KA PSO jarak jauh yang aktif beroperasi melayani kebutuhan mobilisasi penumpang. Seluruh rangkaian armada murah tersebut ditugaskan untuk menghubungkan berbagai kota strategis yang tersebar di Pulau Jawa serta Sumatra.

Beberapa nama armada yang tergabung dalam klaster ini sudah sangat populer bagi kalangan pencinta transportasi jalur rel. Daftar unit kereta favorit pelanggan tersebut meliputi KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Serayu, KA Airlangga, hingga armada KA Cikuray.

Klaster wilayah Jawa bagian barat dan tengah diakomodasi oleh beberapa rangkaian kereta yang menghubungkan kota-kota besar. Kelompok rute ini diisi oleh KA Kahuripan relasi Blitar–Kiaracondong PP, KA Bengawan relasi Purwosari–Pasar Senen PP, serta KA Cikuray relasi Garut–Pasar Senen PP.

Akses mobilitas murah menuju wilayah Jawa bagian timur dilayani oleh rangkaian KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan–Ketapang PP. Pelanggan juga dapat memanfaatkan operasional KA Airlangga relasi Surabaya Pasarturi–Pasar Senen PP serta KA Serayu relasi Purwokerto–Kroya–Pasar Senen PP.

Dua armada penunjang rute Jawa lainnya adalah KA Kutojaya Selatan relasi Kutoarjo–Kiaracondong PP serta KA Tawang Alun relasi Ketapang–Bangil–Malang Kota Lama PP. Selain itu, terdapat KA Probowangi yang melayani koridor perjalanan untuk relasi Ketapang–Probolinggo–Surabaya Gubeng PP.

Koridor transportasi murah di Pulau Sumatra diperkuat oleh operasional empat rangkaian kereta ekonomi bersubsidi dari pemerintah. Jalur darat tersebut dilayani oleh KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuklinggau PP dan KA Ekspres Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang PP.

Dua armada terakhir yang melengkapi kuota pelayanan di tanah Sumatra adalah KA Putri Deli relasi Tanjungbalai–Medan PP. Para pelaju lokal juga dapat menggunakan fasilitas KA Kuala Stabas yang melayani koridor perjalanan untuk relasi Baturaja–Tanjungkarang PP.

Seluruh jajaran armada besi tersebut dipastikan tetap konsisten mengawal perjalanan antarkota dengan standar harga tiket yang ramah di kantong. Dukungan suntikan dana dari kas negara membuat lapisan masyarakat ekonomi menengah ke bawah dapat bepergian dengan lebih hemat.

Baca Juga: Tiket Kereta Diskon 30 Persen untuk Liburan Akhir Juni, Ini Cara Beli dan Syaratnya

Berikut 13 kereta ekonomi subsidi yang mendapatkan dukungan pemerintah melalui skema Public Service Obligation (PSO):

  • KA Kahuripan rute Blitar–Kiaracondong PP
  • KA Bengawan rute Purwosari–Pasar Senen PP
  • KA Sri Tanjung rute Lempuyangan–Ketapang PP
  • KA Airlangga rute Surabaya Pasarturi–Pasar Senen PP
  • KA Serayu rute Purwokerto–Kroya–Pasar Senen PP
  • KA Kutojaya Selatan rute Kutoarjo–Kiaracondong PP
  • KA Tawang Alun rute Ketapang–Bangil–Malang Kota Lama PP
  • KA Bukit Serelo rute Kertapati–Lubuklinggau PP
  • KA Ekspres Rajabasa rute Kertapati–Tanjungkarang PP
  • KA Putri Deli rute Tanjungbalai–Medan PP
  • KA Probowangi rute Ketapang–Probolinggo–Surabaya Gubeng PP
  • KA Kuala Stabas rute Baturaja–Tanjungkarang PP
  • KA Cikuray rute Garut–Pasar Senen PP

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy