Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Sejumlah Dealer Daihatsu Tutup, Begini Respons Pabrikan

        Sejumlah Dealer Daihatsu Tutup, Begini Respons Pabrikan Kredit Foto: ADM
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Astra International Tbk - Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) buka suara terkait sejumlah dealer Daihatsu yang belakangan dikabarkan tutup. Perusahaan menegaskan bahwa kondisi tersebut merupakan keputusan bisnis dari masing-masing grup dealer dan tidak berkaitan dengan evaluasi khusus dari pabrikan.

        Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk - Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Tri Mulyono, menjelaskan bahwa yang terjadi sebenarnya bukan penutupan banyak dealer secara terpisah, melainkan satu grup dealer yang memiliki beberapa outlet resmi Daihatsu.

        "Yang mungkin saya luruskan juga bahwa sebenarnya yang menutup itu satu dealer, bukan beberapa dealer. Tetapi satu dealer yang memiliki beberapa kontrak resmi," ujar Tri.

        Menurut dia, Daihatsu menghormati keputusan bisnis yang diambil oleh setiap mitra dealer. Karena itu, perusahaan tidak memberikan perlakuan khusus maupun evaluasi tambahan terkait keputusan tersebut.

        "Pada prinsipnya kami menghormati apa yang menjadi keputusan bisnis dari masing-masing grup dealer," kata dia.

        Meski demikian, Daihatsu mengaku tetap memberikan perhatian terhadap keberlangsungan layanan pelanggan yang sebelumnya dilayani oleh outlet tersebut. Fokus utama perusahaan adalah memastikan konsumen tetap mendapatkan akses terhadap layanan purna jual, termasuk servis berkala maupun klaim garansi.

        Tri mengatakan, pelanggan yang terdampak perubahan jaringan dealer tetap dapat dilayani oleh outlet resmi Daihatsu lainnya yang berada di lokasi terdekat.

        "Sampai dengan hari ini, dengan 11 outlet yang ada di DKI Jakarta sebanyak enam outlet dan Jawa Timur lima outlet, semuanya masih bisa di-cover oleh outlet resmi terdekat," ujarnya.

        Terkait kemungkinan adanya evaluasi terhadap jaringan dealer setelah peristiwa tersebut, Daihatsu menegaskan bahwa mekanisme pengawasan sebenarnya sudah berjalan secara rutin.

        Baca Juga: Pasar LCGC Kian Lesu, Daihatsu Andalkan Segmen Komersial Sebagai Penopang

        Baca Juga: Daihatsu Ungkap Strategi Jaga Performa Penjualan di Tengah Tekanan Ekonomi

        Menurut Tri, perusahaan melakukan evaluasi performa dealer setiap tiga bulan. Karena itu, keputusan salah satu grup dealer untuk mengakhiri kerja sama tidak menjadi alasan bagi Daihatsu untuk melakukan evaluasi khusus.

        "Evaluasi tetap kami lakukan secara tiga bulanan terhadap performa masing-masing dealer. Jadi mekanisme evaluasi dan kontrol sebenarnya sudah berjalan," kata dia.

        Saat ini Daihatsu memiliki 250 outlet resmi yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Sementara dari sisi jaringan, Daihatsu bekerja sama dengan 23 grup dealer di berbagai daerah.

        Dengan jaringan yang masih luas tersebut, Daihatsu memastikan kebutuhan pelanggan tetap dapat terlayani meski ada sejumlah outlet yang tidak lagi menjadi bagian dari jaringan resmi perusahaan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ilham Nurul Karim
        Editor: Fajar Sulaiman

        Bagikan Artikel: