Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Nyawa Dibayar Nyawa, Kronologi Polisi dan Prajurit TNI Gugur Usai Selamatkan Pelajar

        Nyawa Dibayar Nyawa, Kronologi Polisi dan Prajurit TNI Gugur Usai Selamatkan Pelajar Kredit Foto: Antara/Ahmad Subaidi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Sebuah aksi heroik yang berawal dari upaya menyelamatkan nyawa seorang pelajar justru berakhir dengan kehilangan dua aparat negara yang gugur saat menjalankan misi kemanusiaan.

        Anggota Polri Briptu Nanda Tutupoho dan personel TNI Angkatan Udara Serda Rangga meninggal dunia setelah terseret arus kuat dan diterjang ombak besar ketika berusaha menolong seorang pelajar yang tenggelam di kawasan wisata Pantai Nirun Lear Ngursoin, Kecamatan Kei Kecil Selatan, Minggu (21/6/2026).

        Kepala Bidang Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi menjelaskan, insiden tragis itu bermula saat sekelompok pelajar SMP berada di area tebing Pantai Ngursoin untuk berfoto. Mereka diketahui merupakan bagian dari rombongan sekolah yang terpisah dari guru pendamping.

        Di tengah aktivitas tersebut, seorang pelajar bernama Opy Hanubun (16) tiba-tiba melompat dari tebing ke laut. Tak lama berselang, korban terlihat kesulitan berenang dan berteriak meminta bantuan.

        Teriakan minta tolong itu langsung menarik perhatian para pengunjung pantai, termasuk Briptu Nanda Tutupoho yang merupakan anggota Polda Maluku serta Serda Rangga dari Lanud Dumatubun.

        Tanpa berpikir panjang, keduanya langsung terjun ke laut untuk melakukan penyelamatan. Namun kondisi alam saat itu tidak bersahabat. Ombak besar dan arus laut yang kuat justru menyeret kedua aparat tersebut ke area berbahaya di sekitar tebing pantai.

        Baca Juga: Biadab! Perempuan Bandung Disiksa 3 Tahun hingga Buta, Pelaku Masih Berkeliaran!

        "Kondisi laut yang sedang diterjang ombak besar serta arus yang kuat menyebabkan kedua aparat tersebut ikut terseret arus di sekitar area tebing pantai," ungkap Rositah kepada wartawan, Senin (22/6/2026).

        Warga yang menyaksikan kejadian tersebut segera bergerak melakukan proses evakuasi. Upaya penyelamatan akhirnya berhasil mengangkat ketiga korban dari laut.

        Pelajar yang tenggelam berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup. Sementara Briptu Nanda dan Serda Rangga juga berhasil dievakuasi meski sempat terbawa arus laut.

        "Ketiga korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Danar untuk mendapatkan pertolongan medis," kata Rositah.

        Sayangnya, perjuangan kedua aparat tersebut tidak berakhir bahagia. Serda Rangga dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di Puskesmas Danar sekitar pukul 15.00 WIT.

        Baca Juga: Ini Langkah Intervensi Sherly Tjoanda untuk Dongkrak Sektor Pertanian Maluku Utara

        Sementara Briptu Nanda masih sempat mendapat penanganan medis lanjutan dan dirujuk menggunakan ambulans menuju RS Karel Sadsuitubun Langgur. Namun takdir berkata lain. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, nyawa Briptu Nanda juga tidak berhasil diselamatkan. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: