Kredit Foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiya
Indonesia dinilai perlu memperkuat ekosistem investasi yang aman, transparan, dan terhubung secara global agar mampu menjadi salah satu destinasi investasi terkemuka di kawasan ASEAN.
Selain dukungan kebijakan pemerintah dan infrastruktur, aspek konektivitas antardaerah juga dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan investor.
Vice President Asia Pacific di World Trade Centers Association, Scott Wang, mengatakan investor umumnya mempertimbangkan keamanan ekosistem investasi, transparansi kebijakan pemerintah, serta prospek jangka panjang sebelum menanamkan modal.
“Sisi ekosistemnya aman atau enggak? Bagaimana transparansi kebijakan pemerintahnya? Karena itu jadi safe belt buat mereka untuk melihat, oh let's say 10 tahun ke depan gimana sih investasi yang akan kembali ke sini aman, kemudian ROI juga masuk,” ujar Scott di Jakarta, Selasa (23/4/2026).
Menurutnya, dari sisi kebijakan dan pembangunan infrastruktur, pemerintah memegang peran penting. Sementara itu, dari perspektif WTCA, organisasi tersebut berupaya memperkuat konektivitas bisnis agar semakin banyak wilayah di Indonesia terhubung dengan jaringan perdagangan global.
“Kalau misalnya dari perspektifnya WTCA, yang mereka ingin coba lakukan adalah untuk membuat konektivitas at least di Indonesia itu semakin bagus dulu,” katanya.
Director of WTC Jakarta and Director of Jakarta Land, William Chai, menambahkan konektivitas tersebut juga perlu didukung dengan ekosistem bisnis yang mampu mempertemukan pelaku usaha, investor, dan berbagai industri dalam satu kawasan. Menurutnya, WTC Jakarta berupaya menghadirkan ruang yang mendorong kolaborasi dan membuka lebih banyak peluang bisnis.
"Orang-orang memilih lokasi ini karena adanya berbagai pilihan yang mungkin tidak tersedia di wilayah lain. Sebagai sebuah kawasan terpadu, kami memfasilitasi banyak interaksi di mana orang-orang dapat saling bertemu dan berinteraksi. Oleh karena itu, kami sangat senang dan menantikan kesempatan untuk menjadi tuan rumah konferensi ini," ujar William.
Lebih lanjut, Scott menjelaskan, saat ini jaringan WTCA telah hadir melalui World Trade Center di Jakarta dan akan berkembang ke Surabaya. Namun, ia menilai potensi daerah lain di Indonesia juga perlu didorong agar memiliki akses konektivitas global yang lebih kuat.
“Sebentar lagi ada di Surabaya. Padahal daerah-daerah lain sebenarnya secara kompetensi itu bisa memperkenalkan konektivitas kita. Selain di bagian timur ada di Makassar juga,” ujarnya.
Baca Juga: Prabowo Dorong Danantara Garap Investasi Wisata di Tengah Konsolidasi BUMN
Baca Juga: Investasi SDM Dinilai Lebih Strategis untuk Menopang Ketahanan Energi Nasional
Ia menambahkan, setiap wilayah di Indonesia memiliki potensi ekonomi yang dapat diperkuat melalui jaringan internasional sehingga dapat meningkatkan rasa aman dan kepercayaan investor untuk berinvestasi dalam jangka panjang.
“Jadi sebenarnya melihat itu lebih ke hal-hal yang kalau nanti orang-orang berinvestasi di sini akan bisa bikin lebih aman. Tentu saja trust, kalau WTCA sebagai sebuah global institution ini masih dipercaya, ya that's an added value ekosistemnya,” tutur Scott.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: