Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Disesuaikan Indistri, Begini Cara Sherly Tjoanda Majukan Pendidikan di Maluku Utara

        Disesuaikan Indistri, Begini Cara Sherly Tjoanda Majukan Pendidikan di Maluku Utara Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gubernur Sherly Tjoanda menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pendidikan di Maluku Utara melalui pendekatan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), serta penguatan karakter sumber daya manusia.

        Hal itu disampaikan Sherly saat melakukan kunjungan kerja sekaligus memberikan kuliah umum di Universitas Hein Namotemo (Unhena), Selasa (9/6/2026). Di hadapan ratusan mahasiswa, ia menekankan bahwa dunia pendidikan saat ini bergerak cepat dan menuntut perubahan cara pandang dalam proses belajar-mengajar.

        Menurutnya, nilai akademik saja tidak lagi cukup untuk menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Mahasiswa dituntut memiliki integritas, konsistensi, serta kemampuan adaptasi yang kuat.

        “Kalian harus memiliki nilai diri yang kuat yang bisa ditawarkan ke dunia industri. Tidak cukup hanya IPK tinggi, tapi juga konsistensi nilai dan integritas,” ujar Sherly dikutip dari laman resmi Pemprov Malut.

        Dalam pemaparannya, Sherly juga menyoroti pentingnya transformasi pendidikan di era AI. Ia menyebut teknologi bukan sekadar alat bantu, melainkan sudah menjadi mitra dalam proses pembelajaran yang lebih personal dan efisien.

        Di tengah perubahan tersebut, Pemprov Maluku Utara mendorong perguruan tinggi untuk melakukan upgrading skill dan penyesuaian kurikulum agar lulusan tetap relevan dengan kebutuhan industri.

        Ia juga menekankan pentingnya pembangunan karakter atau character building sebagai fondasi pendidikan. Menurutnya, dunia kerja tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga soft skills seperti berpikir kritis, komunikasi, kerja sama tim, kreativitas, dan integritas.

        Critical thinking, communication skill, teamwork, creativity, dan integritas itu pilar utama menghadapi persaingan global,” jelasnya.

        Dalam kesempatan tersebut, Sherly juga membuka ruang dialog langsung dengan mahasiswa. Diskusi berlangsung aktif, terutama membahas tantangan kepemimpinan masa depan serta pemanfaatan AI untuk riset daerah.

        Selain aspek penguatan SDM, Pemprov Maluku Utara di bawah kepemimpinan Sherly bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe juga menjalankan sejumlah program pendidikan strategis. Di antaranya Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) untuk SMA/SMK/SLB negeri, program beasiswa S-1 dan S-2 bagi pelajar berprestasi, serta kerja sama dengan 27 perguruan tinggi di wilayah tersebut.

        Baca Juga: Sektor Ini Rawan Korupsi, KPK Peringatkan Pemerintah Daerah Sherly Tjoanda

        Tak hanya itu, di akhir kegiatan, Sherly juga menyerahkan bantuan dana stimulan untuk pembangunan gedung auditorium baru di Universitas Hein Namotemo Universitas Hein Namotemo sebagai bagian dari dukungan infrastruktur pendidikan.

        Sherly menegaskan, seluruh kebijakan tersebut diarahkan untuk memperkuat daya saing generasi muda Maluku Utara agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global, sejalan dengan visi “Maluku Utara Bangkit” melalui transformasi pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: