Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mahasiswa UBK Akui Terima Rp20 Juta, Yusril: Saya Sangat Prihatin

        Mahasiswa UBK Akui Terima Rp20 Juta, Yusril: Saya Sangat Prihatin Kredit Foto: Instagram/Yusril Ihza Mahendra
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menanggapi polemik yang melibatkan mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK). Ia mengaku prihatin atas pengakuan penerimaan uang yang ramai diperbincangkan dalam beberapa hari terakhir.

        Meski demikian, Yusril mengapresiasi sikap mahasiswa yang mengakui perbuatannya secara terbuka. Menurutnya, kejujuran tersebut penting agar peristiwa serupa tidak terulang.

        “Ya, sebagai mantan aktivis mahasiswa saya sangat prihatin dengan kejadian itu. Tapi ya kita menghargai juga mereka berterus terang mengakui kesalahan dan kemudian meminta maaf,” kata Yusril di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

        Yusril menegaskan dirinya tetap mendukung gerakan mahasiswa sebagai bagian dari kebebasan berekspresi. Ia menilai mahasiswa memiliki peran penting sebagai kekuatan moral dalam kehidupan demokrasi.

        Namun, Yusril mengingatkan agar mahasiswa tetap menjaga integritas dalam memperjuangkan aspirasi. Ia meminta perjuangan mahasiswa dilakukan secara murni dan tidak mudah dipengaruhi kepentingan tertentu.

        “Kita berpesan kepada adik-adik mahasiswa supaya tetap menjaga integritas dan perjuangan itu harus murni,” ujarnya.

        Polemik ini mencuat setelah Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno, Muhammad Abdimaludin, mengaku menerima uang sebesar Rp20 juta. Pengakuan tersebut disampaikan dalam forum klarifikasi yang digelar mahasiswa pada Senin (22/6/2026).

        Forum tersebut diadakan setelah muncul tuntutan transparansi dari kalangan mahasiswa. Mereka meminta penjelasan terkait pertemuan sejumlah pengurus BEM dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

        Salah seorang mahasiswa yang hadir, Na’ilah Panrita Hartono, mengatakan forum berlangsung cukup alot. Hal itu terjadi karena Abdimaludin tidak hadir sejak awal kegiatan.

        Saat hadir dalam forum, Abdimaludin menjelaskan kronologi penerimaan uang tersebut. Ia menyebut dana itu berkaitan dengan rencana pemindahan lokasi aksi mahasiswa.

        Baca Juga: PDIP Singgung Nama Gibran Usai Mahasiswa UBK Akui Terima Rp20 Juta

        “Dia menjelaskan kronologinya tentang dia dapat uang, sejumlah uang, yang menurut keterangannya ditujukan agar aksi tidak dilakukan di depan Istana Negara, tetapi dipindahkan ke DPR RI," kata Na’ilah.

        Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai pengakuan tersebut. Polemik itu masih menjadi perhatian publik dan memicu berbagai tanggapan dari berbagai kalangan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: