Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        KRISTAInterFOOD 2026 Pindah ke NICE PIK 2, Hadirkan Venue Lebih Modern dan Berstandar Internasional

        KRISTAInterFOOD 2026 Pindah ke NICE PIK 2, Hadirkan Venue Lebih Modern dan Berstandar Internasional Kredit Foto: WE
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        KRISTAInterFOOD memasuki babak baru dalam perjalanannya bersama industri makanan dan minuman Indonesia dengan menggelar pameran tahun 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2. Perpindahan lokasi ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan fasilitas yang lebih modern, kapasitas yang lebih besar, serta pengalaman pameran berstandar internasional bagi pelaku industri makanan dan minuman.

        Chief Marketing Officer sekaligus Founder Krista Exhibitions, Christina Sudjie, mengatakan bahwa pemilihan NICE PIK 2 merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pameran seiring pertumbuhan industri makanan dan minuman nasional.

        "Sebagai bagian dari babak baru, KRISTAInterFOOD 2026 akan diselenggarakan di NICE PIK 2 yang menawarkan venue lebih modern, kapasitas lebih besar, dan pengalaman pameran yang semakin kompetitif di tingkat internasional," ujarnya.

        Perpindahan lokasi ini juga menjadi penanda perjalanan panjang KRISTAInterFOOD yang telah tumbuh bersama industri makanan dan minuman Indonesia selama lebih dari dua dekade. Platform pameran tersebut dikembangkan oleh Krista Exhibitions, perusahaan penyelenggara pameran nasional yang telah berdiri selama 32 tahun.

        Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menegaskan bahwa InterFOOD merupakan platform yang dibangun dan dikembangkan oleh perusahaan anak bangsa sejak awal.

        "InterFOOD bukan warisan yang kami terima dari siapa pun. Ini adalah platform yang kami bangun dari ide, keyakinan, dan kerja keras selama 27 tahun. Sejak awal, tujuan kami sederhana, yaitu menghadirkan panggung bagi industri makanan dan minuman Indonesia agar dapat tumbuh, berinovasi, dan terhubung dengan dunia," kata Daud.

        Perjalanan Krista di industri pameran dimulai pada 1995 melalui penyelenggaraan pameran industri percetakan, kertas, dan kemasan. Melihat potensi besar sektor pangan nasional, perusahaan kemudian memperluas fokus ke industri makanan, minuman, teknologi pangan, dan kemasan melalui penyelenggaraan Food n Pack pada 2000. Tiga tahun kemudian, platform tersebut berkembang dan resmi menggunakan nama InterFOOD yang kini menjadi salah satu pameran industri makanan dan minuman terbesar di Indonesia.

        Pada penyelenggaraan tahun 2026, KRISTAInterFOOD juga akan menghadirkan sejumlah program unggulan, di antaranya La Cuisine Cooking Competition 2026 yang diproyeksikan diikuti hampir 1.000 chef dari dalam dan luar negeri bersama ACP Indonesia, Indonesia Coffee Art Battle (ICAB) dan kompetisi roasting bersama Dewan Kopi Indonesia, serta berbagai program pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi pelaku industri.

        Dukungan dari Kementerian Pariwisata, GAPMMI, ACP Indonesia, PHRI, dan APRINDO menunjukkan bahwa KRISTAInterFOOD telah berkembang menjadi platform strategis yang mendukung pertumbuhan industri makanan dan minuman nasional sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.

        Dengan lokasi baru yang lebih representatif dan dukungan kuat dari pemerintah, asosiasi, serta komunitas industri, KRISTAInterFOOD optimistis dapat terus menjadi wadah kolaborasi, inovasi, dan pengembangan bisnis bagi pelaku industri makanan dan minuman Indonesia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Sufri Yuliardi
        Editor: Sufri Yuliardi

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel:

        Berita Terkait