Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Emiten Hary Tanoe dan Lo Kheng Hong Tertekan, Laba BMTR Turun 41,57%

Emiten Hary Tanoe dan Lo Kheng Hong Tertekan, Laba BMTR Turun 41,57% Kredit Foto: MNC Land
Warta Ekonomi, Jakarta -

Emiten milik Hary Tanoesoedibjo dan Lo Kheng Hong, PT Global Mediacom Tbk (BMTR) membukukan laba bersih sebesar Rp179,35 miliar pada semester I-2026, turun 41,57% dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp301,83 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan BMTR, seperti dikutip Kamis (7/8/2026), turunnya laba bersih turut menekan laba per saham dasar atau earnings per share (EPS) menjadi Rp11, lebih rendah dibandingkan Rp18,5 pada semester I 2025.

Penurunan laba sejalan dengan melemahnya pendapatan usaha. Hingga akhir Juni 2026, BMTR mencatat pendapatan sebesar Rp4,4 triliun atau turun 12,87% dari Rp5,05 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Di tengah penurunan pendapatan, perseroan berhasil menekan beban langsung menjadi Rp2,85 triliun dari sebelumnya Rp3,1 triliun. Namun, kondisi tersebut belum mampu menahan penurunan laba kotor yang menyusut menjadi Rp1,55 triliun dari Rp1,95 triliun.

Efisiensi juga terlihat pada beban umum dan administrasi yang turun menjadi Rp942,37 miliar dari Rp1,11 triliun. Meski demikian, tekanan datang dari kerugian selisih kurs yang mencapai Rp40,78 miliar, berbanding terbalik dengan keuntungan selisih kurs sebesar Rp7,5 miliar pada semester I tahun lalu.

Baca Juga: Alfamart Makin Cuan! Laba AMRT Naik Jadi Rp2 Triliun di Semester I-2026

Baca Juga: Pendapatan Naik, Laba Mitra Keluarga (MIKA) Tembus Rp684 Miliar di Semester I-2026

Baca Juga: Fore Buka Peluang Bagi Dividen pada 2027, Tunggu Saldo Laba Berbalik Positif

Sedangkan beban keuangan berkurang menjadi Rp312,72 miliar dari Rp361,82 miliar. Di sisi lain, pendapatan bunga ikut menurun menjadi Rp12,96 miliar dari Rp20,66 miliar, sedangkan pos pendapatan dan beban lain-lain membukukan defisit Rp40,96 miliar, lebih besar dibandingkan Rp8,88 miliar pada periode sebelumnya.

Secara keseluruhan, laba periode berjalan tercatat sebesar Rp304,82 miliar, lebih rendah dibandingkan Rp479,3 miliar pada semester I 2025.

Dari sisi posisi keuangan, total aset BMTR meningkat menjadi Rp35,21 triliun hingga akhir Juni 2026 dari Rp34,91 triliun pada akhir tahun lalu. Dengan porsi ekuitas dan liabilitas masing-masing menjadi Rp28,52 triliun dan Rp6,68 triliun.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri