Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        PLN Dorong Produktivitas Petani melalui Program Electrifying Agriculture

        PLN Dorong Produktivitas Petani melalui Program Electrifying Agriculture Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Bandung -

        PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) memperkuat transformasi sektor pertanian melalui program Electrifying Agriculture yang mendorong pemanfaatan energi listrik guna meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha tani, dan ketahanan pangan.

        Program tersebut dijalankan melalui dukungan sarana pertanian berbasis listrik kepada Kelompok Tani Tawekal di Desa Cibarengkok, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur. Langkah ini menjadi bagian dari strategi PLN untuk memperluas pemanfaatan listrik di sektor produktif sekaligus mendukung modernisasi pertanian nasional.

        General Manager PLN UIP Jawa Bagian Tengah, Kishartanto Purnomo Putro, mengatakan sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan sehingga membutuhkan dukungan teknologi yang mampu meningkatkan produktivitas.

        “Melalui program Electrifying Agriculture, PLN mendorong transformasi sektor pertanian menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan produktif. Pemanfaatan energi listrik kami harapkan mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus menekan biaya operasional sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kishartanto, Rabu (24/6/2026).

        Menurut dia, pemanfaatan teknologi berbasis listrik di sektor pertanian dapat mempercepat proses produksi dan meningkatkan efektivitas kerja petani dibandingkan penggunaan metode konvensional.

        Bantuan yang disalurkan PLN akan dimanfaatkan anggota Kelompok Tani Tawekal untuk mendukung berbagai aktivitas usaha tani. Kehadiran peralatan berbasis listrik diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat daya saing hasil pertanian lokal.

        Ketua Kelompok Tani Tawekal, Saepuloh, mengatakan bantuan tersebut akan membantu petani meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi hasil pertanian.

        “Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UIP Jawa Bagian Tengah atas bantuan yang diberikan. Program ini sangat membantu kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan memberikan nilai tambah bagi hasil usaha yang kami kelola,” kata Saepuloh.

        Baca Juga: Perkuat Industri Kendaraan Listrik dan Ekonomi Jawa Barat, PLN Rampungkan GI 150 kV Pabuaran

        Baca Juga: PLN Tuntaskan Kelistrikan Telukjambe, Dukung Ekspansi Industri dan Data Center di Jawa Barat

        PLN menilai pemanfaatan listrik di sektor pertanian juga sejalan dengan agenda transisi energi nasional. Penggunaan peralatan berbasis listrik memungkinkan proses produksi menjadi lebih efisien, mengurangi ketergantungan pada teknologi konvensional, serta mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan.

        Melalui program Electrifying Agriculture, PLN mendorong listrik tidak hanya dimanfaatkan sebagai sumber energi rumah tangga, tetapi juga sebagai penggerak aktivitas ekonomi produktif yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Saepulloh
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: