Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dari Magang Jadi Karyawan, 5.000 Peserta Langsung Direkrut Perusahaan

        Dari Magang Jadi Karyawan, 5.000 Peserta Langsung Direkrut Perusahaan Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Lebih dari lima ribu peserta Program Magang Nasional berhasil bertransformasi dari pencari pengalaman kerja menjadi tenaga kerja yang langsung direkrut perusahaan. Hasil evaluasi terbaru menunjukkan program tersebut tidak hanya menjadi sarana belajar, tetapi juga membuka jalan menuju pekerjaan tetap maupun kontrak.

        Temuan itu muncul dari evaluasi Program Magang Nasional Angkatan I yang menjaring lebih dari 102 ribu peserta di berbagai daerah di Indonesia. Program tersebut digelar dalam beberapa gelombang dan melibatkan berbagai perusahaan sebagai mitra penempatan peserta.

        Pemerintah menilai salah satu capaian paling menonjol dari program ini adalah tingginya angka peserta yang langsung memperoleh pekerjaan setelah masa magang berakhir. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kebutuhan tenaga kerja yang berhasil dijembatani melalui program magang.

        Pelaksana Tugas Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Kurnia Ramadhana, mengatakan ribuan peserta menerima tawaran kerja dari perusahaan tempat mereka menjalani magang.

        “Sekitar 5.063 orang ditawari langsung untuk bekerja, baik sebagai karyawan tetap maupun karyawan kontrak, oleh perusahaan tempat mereka menjalani magang,” ujar Kurnia dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).

        Angka tersebut berasal dari hasil evaluasi yang diisi 16.112 peserta Batch I dan IB melalui aplikasi MagangHub. Dari jumlah responden tersebut, sekitar 34 persen mengaku telah memperoleh tawaran pekerjaan setelah menyelesaikan program.

        Capaian itu memperlihatkan bahwa magang kini tidak lagi sekadar menjadi sarana menambah pengalaman kerja. Bagi sebagian peserta, program tersebut menjadi pintu masuk langsung ke dunia profesional.

        Selain membuka peluang karier, program ini juga dinilai memberikan dampak ekonomi bagi para peserta. Banyak peserta mengaku terbantu oleh uang saku yang diberikan selama mengikuti kegiatan magang.

        Berdasarkan evaluasi yang melibatkan puluhan ribu peserta, sebanyak 67,13 persen responden menyatakan program tersebut membantu atau sangat membantu kondisi ekonomi mereka dan keluarga. Sementara itu, tingkat kepuasan terhadap program mencapai 84,26 persen.

        Baca Juga: Mahasiswa Menggugat ke MK! Anak Magang Tidak Digaji Disebut Cuma Celah Perusahaan Tekan Biaya Operasional

        Dampak positif lainnya terlihat dari peningkatan kompetensi peserta selama menjalani magang. Penilaian mentor menunjukkan adanya perkembangan kemampuan teknis maupun keterampilan pendukung yang dibutuhkan di dunia kerja.

        “Peningkatan juga tercatat pada kemampuan komunikasi, kerja sama tim, pemecahan masalah, berpikir kritis, adaptabilitas, hingga keterampilan teknis sesuai bidang pekerjaan,” jelas Kurnia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: