Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bank Mandiri Sebut Penempatan Dana SAL Perkuat Likuiditas dan Dorong Penyaluran Kredit

        Bank Mandiri Sebut Penempatan Dana SAL Perkuat Likuiditas dan Dorong Penyaluran Kredit Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyatakan kebijakan Kementerian Keuangan menempatkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di perbankan nasional memberikan dampak positif terhadap likuiditas perbankan dan mendukung fungsi intermediasi untuk pembiayaan sektor produktif.

        Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan penempatan dana SAL mencerminkan sinergi antara pemerintah dan perbankan dalam menjaga stabilitas sektor keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi.

        "Kami berterima kasih atas kepercayaan Kementerian Keuangan yang menempatkan dana SAL di Bank Mandiri. Dana SAL berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan kredit dan memenuhi kebutuhan pembiayaan masyarakat," kata Riduan dalam keterangan resmi, Sabtu (27/6/2026).

        Menurut Riduan, kolaborasi pemerintah dan perbankan menjadi faktor penting untuk memperkuat efektivitas kebijakan fiskal sekaligus mengoptimalkan fungsi intermediasi melalui penyaluran pembiayaan ke sektor-sektor produktif.

        Sementara itu, Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan kehadiran dana SAL turut memperkuat struktur pendanaan perseroan, termasuk meningkatkan efisiensi biaya dana (cost of fund) sehingga memperluas ruang penyaluran kredit.

        Baca Juga: Laba Bank Mandiri Tembus Rp23,3 triliun per Mei 2026, Kredit Sentuh Rp1.580 triliun

        Baca Juga: Guyur Likuiditas Rp400 Triliun ke Himbara, Purbaya: Kredit Bisa Tumbuh 14-15%

        Baca Juga: Usai Ditarik, Purbaya Kini Tambah Dana SAL di Himbara jadi Rp400 Triliun

        Ke depan, Bank Mandiri akan tetap berfokus pada pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), terutama melalui peningkatan dana murah yang didukung penguatan ekosistem dan akselerasi layanan digital.

        Dari sisi penyaluran kredit, perseroan memproyeksikan pertumbuhan yang sejalan dengan industri hingga akhir tahun. Penyaluran pembiayaan akan dilakukan secara selektif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko.

        Novita menambahkan, penyaluran kredit Bank Mandiri akan difokuskan pada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu sektor yang berkontribusi terhadap perekonomian nasional.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: