Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dompet Dhuafa Dorong Pendidikan Anak Yatim Lewat Pendampingan Berkelanjutan

        Dompet Dhuafa Dorong Pendidikan Anak Yatim Lewat Pendampingan Berkelanjutan Kredit Foto: Dompet Dhuafa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Dompet Dhuafa memastikan keberlanjutan akses pendidikan dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi Syua dan Sanum, dua anak yatim asal Kabupaten Tangerang yang kehilangan kedua orang tuanya akibat kecelakaan lalu lintas. Kunjungan langsung ke kediaman keduanya dilakukan sebagai bagian dari upaya pendampingan agar pendidikan dan kesejahteraan mereka tetap terjaga.

        Syua yang akan naik ke kelas II sekolah dasar dan Sanum yang segera memasuki jenjang sekolah dasar kini tinggal bersama neneknya di Panongan, Kabupaten Tangerang, setelah ayah dan ibunya, Edih dan Ridanti Amalia, meninggal dunia saat mengantarkan pesanan daring akibat tertabrak taksi di kawasan Gading Serpong.

        Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini mengatakan anak yatim membutuhkan dukungan yang berkelanjutan, bukan hanya bantuan yang bersifat sesaat.

        “Kisah Syua dan Sanum menjadi pengingat bahwa anak yatim membutuhkan lebih dari sekadar bantuan sesaat. Mereka membutuhkan dukungan berkelanjutan agar tetap dapat mengakses pendidikan, mendapatkan kebutuhan hidup yang layak, serta tumbuh menjadi generasi yang kuat dan berdaya,” ujar Ahmad Juwaini.

        Menurutnya, kunjungan tersebut bertujuan memastikan kebutuhan dasar kedua anak tersebut tetap terpenuhi, sekaligus memberikan pendampingan agar mereka dapat melanjutkan pendidikan di tengah keterbatasan ekonomi keluarga.

        Sebelum musibah terjadi, Edih bekerja sebagai kurir pengantaran daring untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Bersama istrinya, mereka tinggal di rumah kontrakan sederhana dan membesarkan kedua anaknya. Kepergian keduanya membuat Syua dan Sanum kehilangan orang tua sekaligus sumber penghidupan keluarga.

        Dompet Dhuafa menyatakan pendampingan terhadap anak yatim tidak hanya berfokus pada bantuan pendidikan, tetapi juga mencakup aspek kesehatan, sosial, serta penguatan ekonomi keluarga yang menjadi wali pengasuh.

        Melalui Program BesTeam, lembaga filantropi tersebut memberikan dukungan pada bidang pendidikan, pengembangan keterampilan dan bakat, kesehatan, serta pemberdayaan sosial ekonomi bagi anak yatim dan keluarganya.

        Selain itu, Dompet Dhuafa juga menjalankan program bantuan usaha bagi keluarga anak yatim sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga sehingga kebutuhan pendidikan anak dapat terus terpenuhi.

        Menurut Ahmad Juwaini, keberlanjutan pendidikan menjadi salah satu faktor penting untuk memutus rantai kemiskinan pada keluarga rentan. Karena itu, dukungan masyarakat diperlukan agar anak-anak yang kehilangan orang tua tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang layak dan membangun masa depan yang lebih baik.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: