Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Lamine Yamal Beri Peringatan ke Portugal, Spanyol Akui Belum Tampilkan Performa Terbaik

        Lamine Yamal Beri Peringatan ke Portugal, Spanyol Akui Belum Tampilkan Performa Terbaik Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Spanyol memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Austria dengan skor telak 3-0. Namun, kemenangan itu justru dianggap belum mencerminkan kemampuan terbaik La Furia Roja menjelang duel besar melawan Portugal.

        Penyerang muda Spanyol, Lamine Yamal, menegaskan fase gugur menjadi awal sesungguhnya perjalanan timnya di turnamen ini. Menurutnya, tidak ada lagi ruang untuk melakukan kesalahan karena setiap kekalahan berarti akhir perjalanan di Piala Dunia.

        "Sekarang Piala Dunia benar-benar dimulai. Jika kalah, Anda langsung pulang dan kami tidak menginginkan itu," kata Yamal seperti dikutip ESPN.

        Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa Spanyol masih menyimpan kemampuan yang belum sepenuhnya dikeluarkan. Tim asuhan Luis de la Fuente pun dipastikan menghadapi Portugal pada babak 16 besar dalam salah satu pertandingan paling bergengsi di fase gugur.

        Yamal juga memastikan dirinya telah pulih sepenuhnya setelah sempat mengalami masalah kebugaran pada awal turnamen. Pemain Barcelona berusia 18 tahun itu mengaku siap dimainkan kapan pun dibutuhkan.

        "Saya sudah 100 persen. Saya hanya perlu terus beristirahat dan menjaga kondisi, tetapi saya siap bermain," ujar Yamal.

        Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, memiliki pandangan serupa terkait performa anak asuhnya. Meski puas dengan hasil melawan Austria, ia menilai timnya masih memiliki ruang besar untuk berkembang.

        "Kami menang dan memperlihatkan citra tim yang luar biasa. Namun kami belum mencapai batas kemampuan kami dan masih bisa tampil lebih baik," kata De la Fuente.

        Kemenangan atas Austria memang menunjukkan dominasi Spanyol sepanjang pertandingan. Dua gol Mikel Oyarzabal serta satu gol Pedro Porro mengantar juara Eropa itu lolos dengan penampilan yang jauh lebih meyakinkan dibanding fase grup.

        Yamal turut menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam laga tersebut. Ia bermain selama 85 menit, melepaskan enam tembakan dengan empat di antaranya mengarah ke gawang, menciptakan dua peluang, serta beberapa kali merebut bola dari penguasaan lawan.

        Penampilan impresif itu membuat Yamal dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan. Kehadirannya kembali dalam kondisi prima menjadi tambahan kekuatan penting bagi Spanyol menjelang fase gugur.

        Pujian juga datang dari kubu Austria setelah pertandingan usai. Pelatih Ralf Rangnick bahkan menyebut Spanyol sebagai salah satu kandidat terkuat untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026.

        "Hari ini kami menghadapi juara Eropa dan mungkin juga calon juara dunia berikutnya," ujar Rangnick.

        Baca Juga: Final Kepagian! Portugal dan Spanyol Terpaksa Saling Bunuh di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

        Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Lamine Yamal. Rangnick menilai pemain muda tersebut merupakan salah satu talenta terbaik yang pernah muncul di usia 18 tahun.

        Kini tantangan sesungguhnya telah menanti Spanyol. Mereka akan menghadapi Portugal pada babak 16 besar di Dallas, Selasa (7/7) pukul 02.00 WIB, dalam laga yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan di Piala Dunia 2026.

        Duel tersebut bukan hanya mempertemukan dua negara kuat Eropa, tetapi juga dua generasi berbeda. Di satu sisi ada Cristiano Ronaldo yang masih menjadi andalan Portugal, sementara di sisi lain Lamine Yamal siap memimpin generasi baru Spanyol yang mengaku belum memperlihatkan seluruh kemampuan mereka.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: