Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyambut pencatatan enam perusahaan tercatat baru, yaitu PT Niramas Utama Tbk (JELI), PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), PT Bach Multi Global Tbk (BACH), PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI), PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL), dan PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), melalui seremoni pencatatan saham yang diselenggarakan di Main Hall BEI selama pekan 6-10 Juli 2026.
Pada Selasa (7/7/2026), seremoni pembukaan perdagangan BEI dilakukan oleh PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), yang masing-masing menjadi perusahaan tercatat ke-2 dan ke-3 di BEI pada tahun 2026.
JELI, yang dikenal melalui merek INACO, bergerak di industri makanan dan minuman serta mencatatkan sahamnya di Papan Pengembangan BEI dengan total dana yang dihimpun (total fund-raised) sebesar Rp239,40 miliar.
Sementara itu, JECX merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan rumah sakit spesialis mata dan mencatatkan sahamnya di Papan Utama BEI dengan total fund-raised sebesar Rp609,97 miliar.
Selanjutnya, pada Rabu (8/7/2026), seremoni pembukaan perdagangan BEI dilaksanakan oleh PT Bach Multi Global Tbk (BACH) dan PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI), yang masing-masing menjadi Perusahaan Tercatat ke-4 dan ke-5 di BEI pada tahun 2026.
BACH merupakan perusahaan penyedia solusi energi dan infrastruktur telekomunikasi terintegrasi yang mencatatkan sahamnya di Papan Utama BEI dengan total fund-raised sebesar Rp271,83 miliar. Sementara itu, EMMI merupakan perusahaan penyedia solusi alat kesehatan yang berdiri sejak tahun 2000 dan berfokus pada perdagangan besar peralatan medis. EMMI mencatatkan sahamnya di Papan Pengembangan BEI dengan total fund-raised sebesar Rp245,74 miliar.
Kemudian, pada Kamis (9/7/2026), PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) mencatatkan saham perdananya di Papan Pengembangan BEI yang ditandai dengan seremoni pembukaan perdagangan. PRDL merupakan bagian dari Prodia Group yang bergerak di bidang produksi dan perakitan alat kesehatan diagnostik in vitro.
Baca Juga: Deretan Konglomerat Hadiri IPO RANS, dari Haji Isam hingga Boy Thohir
Pencatatan tersebut menjadikan PRDL sebagai perusahaan tercatat ke-6 di BEI pada tahun 2026 dengan total fund-raised sebesar Rp62,74 miliar.
Selanjutnya, pada Jumat (10/7/2026), PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) melaksanakan seremoni pencatatan perdana saham yang ditandai dengan pembukaan perdagangan di BEI. Melalui seremoni pembukaan perdagangan,
RANS resmi mencatatkan sahamnya di Papan Pengembangan BEI sebagai Perusahaan Tercatat ke-7 di BEI pada tahun 2026. RANS bergerak pada sektor Barang Konsumen Non-Primer dengan subindustri Hiburan & Film, serta berhasil menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: