Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Provinsi ini Larang Penjualan Mobil Berbahan Bakar Fosil Mulai 2030

        Provinsi ini Larang Penjualan Mobil Berbahan Bakar Fosil Mulai 2030 Kredit Foto: Farizon
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Hainan, provinsi pulau di China selatan, resmi menetapkan target ambisius untuk melarang total penjualan mobil bermesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE) pada tahun 2030.

        Langkah ini memperkokoh posisi Hainan di garis depan transisi hijau China menuju era Kendaraan Energi Baru (New Energy Vehicle/NEV).

        Kebijakan ini tertuang dalam rencana strategis Hainan periode 2026–2030 untuk membangun zona percontohan nasional untuk peradaban ekologis.

        Mulai tahun 2030, seluruh kendaraan pribadi baru maupun pengganti wajib berbasis energi baru (NEV). Aturan ini juga berlaku ketat untuk layanan publik dan operasional komersial, terkecuali bagi kendaraan dengan fungsi khusus.

        Pemerintah Hainan memproyeksikan lompatan besar dalam adopsi kendaraan ramah lingkungan di wilayahnya dalam beberapa tahun ke depan.

        Dengan target akan ada peningkatan populasi kendaraan NEV dalam total populasi kendaraan di Hainan ditargetkan melonjak menjadi 45 persen pada tahun 2030, naik signifikan dari 23,75 persen pada tahun 2025.

        Hainan juga akan mempercepat perluasan jaringan stasiun pengisian daya dengan target rasio kendaraan terhadap stasiun pengisian daya tetap berada di bawah 2,5 banding 1.

        Untuk diketahui, target pelarangan mobil berbahan bakar fosil pada tahun 2030 pertama kali diusulkan pada tahun 2018, menjadikannya daerah setingkat provinsi pertama di China yang berani mengambil langkah ekstrem tersebut.

        Langkah agresif China ini sangat kontras dengan situasi di belahan bumi barat. Ketika China terus mempercepat transisi energinya, sejumlah negara Barat justru mulai melonggarkan kebijakan hijau mereka.

        Sebagai contoh, pada akhir tahun lalu, Komisi Eropa mengumumkan rencana untuk melonggarkan larangan efektif terhadap penjualan mobil baru bermesin pembakaran internal yang awalnya ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2035.

        Kebijakan pelonggaran tersebut dinilai banyak pihak sebagai kemunduran signifikan dalam upaya mitigasi perubahan iklim global.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: