Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pemerintah NSW Tetapkan Proyek Five Dock Rp25 Triliun sebagai State Significant Development, Tonggak Baru Pengembang Indonesia di Australia

        Pemerintah NSW Tetapkan Proyek Five Dock Rp25 Triliun sebagai State Significant Development, Tonggak Baru Pengembang Indonesia di Australia Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pemerintah New South Wales (NSW), Australia, menetapkan proposal pengembangan kawasan Five Dock di Spencer Street yang diajukan One Global Capital sebagai State Significant Development (SSD) melalui jalur Housing Delivery Authority (HDA). Keputusan tersebut membuka jalan bagi realisasi proyek mixed-use senilai sekitar AUD1,9 miliar atau setara Rp25 triliun, yang dipimpin pengembang Indonesia, Iwan Sunito.

        Penetapan ini menempatkan Five Dock dalam jalur perencanaan prioritas Pemerintah NSW yang diperuntukkan bagi proyek-proyek dengan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pasokan hunian. Dengan nilai investasi mencapai AUD1,9 miliar, Five Dock diproyeksikan menjadi salah satu proyek mixed-use terbesar yang saat ini dikembangkan di NSW, sekaligus menjadi salah satu pencapaian terbesar yang pernah diraih pengembang Indonesia di Australia.

        Bagi Indonesia, pencapaian tersebut mencerminkan semakin besarnya peran perusahaan nasional di pasar properti global. Di salah satu pasar properti paling kompetitif di dunia, One Global Capital berhasil menempatkan proyeknya sebagai bagian dari kelompok pengembangan strategis yang diprioritaskan dalam agenda penyediaan perumahan Pemerintah NSW.

        Melalui jalur HDA, proyek ini berpeluang meningkatkan kapasitas pengembangannya dengan Floor Space Ratio (FSR) sekitar 5,7:1, naik signifikan dibandingkan ketentuan dasar sebelumnya sebesar 3,0:1. Pada lahan seluas sekitar 14.100 meter persegi, potensi Gross Floor Area (GFA) meningkat dari sekitar 42.300 meter persegi menjadi 80.400 meter persegi, sehingga menambah sekitar 38.100 meter persegi ruang pengembangan baru untuk hunian, hotel, area komersial, ritel, serta fasilitas publik.

        Masterplan Five Dock dirancang menghadirkan sekitar 840 unit hunian baru, hotel, ruang komersial dan ritel, ruang publik, konektivitas pejalan kaki yang lebih baik, serta komponen hunian terjangkau guna mendukung upaya Pemerintah NSW meningkatkan pasokan perumahan. Kawasan ini akan dikembangkan sebagai destinasi mixed-use modern yang mengintegrasikan hunian, hospitality, aktivitas komersial, dan ruang publik dalam satu ekosistem perkotaan yang saling terhubung.

        "Kami menyambut baik keputusan Pemerintah New South Wales yang menetapkan proposal Five Dock sebagai State Significant Development melalui Housing Delivery Authority," ujar Iwan Sunito, Founder dan Group CEO One Global Capital.

        "Keputusan ini merupakan bentuk pengakuan terhadap kualitas proposal, kesiapan proyek, serta kemampuan One Global Capital dalam merancang dan merealisasikan pengembangan berskala kota yang mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat dalam jangka panjang," tambahnya.

        Lebih dari Sekadar Proyek Properti

        Bagi Iwan Sunito, Five Dock memiliki makna yang jauh melampaui nilai investasi maupun skala pengembangannya. Lebih dari empat dekade lalu, ia meninggalkan Indonesia untuk menempuh pendidikan arsitektur di Australia dengan sebuah impian sederhana, yakni suatu hari dapat berkontribusi membangun kota-kota dunia. Setelah lebih dari 25 tahun berkarya di industri properti Australia, Five Dock menjadi babak baru dalam perjalanan tersebut.

        Dua Arsitek, Satu Visi

        Proyek ini juga mempertemukan kembali Iwan Sunito dengan arsitek internasional Koichi Takada, yang dipercaya merancang kawasan terpadu yang menggabungkan hunian, hotel, ritel, ruang komersial, dan ruang publik dalam satu visi pembangunan kota yang berkelanjutan.

        Five Dock memiliki karakter unik karena mempertemukan dua arsitek dengan perjalanan profesional dan filosofi desain yang berbeda, namun saling melengkapi.

        Iwan Sunito meraih gelar Bachelor of Architecture with Honours dan Master of Construction Management dari UNSW Sydney sebelum menjadi arsitek terdaftar di New South Wales dan membangun reputasinya sebagai salah satu pengembang properti paling berpengaruh di Sydney.

        "Five Dock harus menjadi tempat yang membangkitkan rasa ingin tahu, menghadirkan inspirasi, dan membuat orang ingin kembali lagi," kata Iwan.

        Five Dock akan menjadi proyek terbesar yang pernah dipimpin Iwan Sunito sejak memulai kariernya di Australia. Proyek ini juga menjadi tonggak penting dalam transformasi One Global Capital sebagai platform investasi dan pengembangan real estat yang berfokus pada aset jangka panjang, pembangunan kawasan terpadu, serta penciptaan nilai berkelanjutan bagi investor, masyarakat, dan kota.

        Lebih dari sekadar proyek properti, Five Dock mencerminkan kepercayaan Pemerintah NSW terhadap kemampuan One Global Capital dalam menghadirkan pengembangan berskala kota yang mendukung agenda pertumbuhan Sydney. Pada saat yang sama, proyek ini menandai semakin kuatnya kontribusi talenta dan perusahaan Indonesia di panggung properti global.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Sufri Yuliardi

        Bagikan Artikel: