Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Rooney Sentil Argentina Ribut Lagi! Sebut Albiceleste Memang Sudah Biasa Berbuat Seperti Itu

        Rooney Sentil Argentina Ribut Lagi! Sebut Albiceleste Memang Sudah Biasa Berbuat Seperti Itu Kredit Foto: FIFA
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Timnas Argentina kembali menjadi sorotan setelah kericuhan yang terjadi usai final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Kekalahan 0-1 dari La Furia Roja tak hanya menggagalkan upaya mempertahankan gelar, tetapi juga diwarnai aksi para pemain Albiceleste yang menuai kritik.

        Legenda Manchester United sekaligus timnas Inggris, Wayne Rooney, menjadi salah satu sosok yang paling vokal menyoroti insiden tersebut. Menurut Rooney, perilaku para pemain Argentina sama sekali tidak mengejutkan.

        "Apakah itu mengejutkan Anda? Itu tidak mengejutkan saya," ujar Rooney seperti dikutip dari BBC Sport.

        Rooney bahkan menilai Argentina memang memiliki rekam jejak melakukan tindakan serupa dalam pertandingan-pertandingan penting.

        "Kita pernah melihat hal seperti ini dari Argentina sebelumnya. Ini bukan reaksi yang ingin Anda lihat," lanjutnya.

        Keributan pecah sesaat setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

        Saat pemain-pemain Spanyol merayakan keberhasilan menjadi juara dunia, gelandang muda Gavi masuk ke lapangan untuk ikut melakukan selebrasi.

        Baca Juga: Gagal Juara, Messi Tetap Tinggalkan Rekor Gila di Piala Dunia 2026

        Namun, situasi berubah panas ketika Leandro Paredes dan Thiago Almada terlibat kontak dengan Gavi hingga pemain Barcelona tersebut terjatuh ke lapangan.

        Ketegangan semakin memuncak setelah sebelumnya Nahuel Molina juga sempat berselisih dengan Rodri. Tak lama berselang, Paredes tertangkap kamera mendorong leher Eric Garcia.

        Wasit akhirnya mengganjar Paredes dengan kartu merah setelah pertandingan berakhir.

        Rooney menilai para pemain Argentina seharusnya mampu menerima kekalahan dengan lebih dewasa.

        "Jika Anda kalah dalam pertandingan sepak bola, Anda harus bersikap anggun dan langsung keluar dari lapangan. Itu sangat buruk dari mereka," tegas Rooney.

        Argentina sendiri harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor tipis 0-1. Satu-satunya gol dalam laga final dicetak Ferran Torres pada menit ke-106 babak perpanjangan waktu.

        Kekalahan tersebut membuat Argentina gagal mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada edisi 2022, sementara Spanyol sukses merebut trofi Piala Dunia kedua sepanjang sejarah mereka.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: