Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kesempatan Demokrat Usung AHY, Asal Tak Berjodoh dengan Prabowo

        Kesempatan Demokrat Usung AHY, Asal Tak Berjodoh dengan Prabowo Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pengamat politik Adi Prayitno menilai Partai Demokrat kini memiliki peluang untuk mengusung ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sebagai calon presiden di Pilpres 2029.

        Peluang itu terbuka setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menghapus ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) sebesar 20 persen. Namun, majunya AHY disebut bergantung pada syarat tidak diusung Presiden Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden.

        "Dulu mungkin Demokrat punya kesulitan untuk memajukan AHY sebagai calon presiden atau sebagai calon wakil presiden mengingat ada barrier yang disebut dengan ambang batas presiden 20%" ungkap Adi dalam kanal YouTube Adi Prayitno Official, dikutip Senin (20/7). 

        "Per hari ini di 2029, ketika ambang batas itu dihilangkan, Demokrat punya kesempatan loh memajukan Mas AHY sebagai calon presiden, tentu dengan catatan tidak berjodoh dengan Pak Prabowo Subianto sebagai minimal calon wakil presiden" lanjutnya.

        Sebagai informasi, MK resmi menghapus presidential threshold melalui Putusan Nomor 62/PUU-XXII/2024 yang dibacakan pada awal Januari 2025.

        Baca Juga: Hubungan 'Baik-baik Saja' Jokowi–Prabowo: Kenapa Justru Jadi Sinyal Bahaya bagi Gibran?

        MK menyatakan Pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, yang mewajibkan parpol atau koalisi mengantongi 20% kursi DPR atau 25% suara sah nasional untuk mengusung pasangan capres-cawapres, bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak lagi memiliki kekuatan hukum mengikat.

        Penghapusan ambang batas ini tidak berlaku surut untuk Pemilu 2024, melainkan menjadi landasan baru yang wajib diterapkan pada Pilpres 2029 dan pemilu-pemilu berikutnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: