Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Total Anggaran Perang Membengkak Jadi Rp671,5 Triliun

        Total Anggaran Perang Membengkak Jadi Rp671,5 Triliun Kredit Foto: Reuters
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Biaya operasi militer Amerika Serikat (AS) dalam konflik melawan Iran diperkirakan telah membengkak hingga mencapai 37,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp671,5 triliun.

        Angka tersebut disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) AS Pete Hegseth di tengah desakan pemerintah untuk mendapatkan suntikan dana darurat dari Kongres.

        Dalam kesaksiannya pada sidang dengar pendapat anggaran Senat AS, Hegseth menegaskan bahwa pendanaan tambahan sangat krusial dan mendesak untuk menjaga kesiapan tempur militer AS.

        "Tanpa pendanaan tersebut, kita menghadapi kondisi kekurangan yang genting," tegas Pete Hegseth, Selasa (21/7/2026).

        Pernyataan Hegseth mencerminkan lonjakan tajam biaya konflik di Timur Tengah hanya dalam kurun waktu satu bulan.

        Pada Juni 2026, Direktur Kantor Manajemen dan Anggaran Gedung Putih, Russell Vought, sempat melaporkan bahwa perang melawan Iran menyedot dana pembayar pajak AS sebesar 30 miliar dolar AS.

        Kenaikan estimasi sebesar 7,5 miliar dolar AS ini terjadi seiring upaya anggota parlemen dari Partai Republik meloloskan usulan anggaran pertahanan jumbo senilai 1,5 triliun dolar AS yang diajukan Presiden Donald Trump.

        Selain persoalan pembengkakan anggaran, Hegseth juga mendapat pertanyaan mendalam dari para senator terkait dugaan penundaan publikasi data korban militer AS.

        Pemerintah AS dituduh menutupi fakta di lapangan terkait jumlah prajurit yang terluka akibat pertempuran dengan pasukan Iran dalam beberapa pekan terakhir.

        Berdasarkan data resmi Pentagon, hampir 100 tentara AS dilaporkan mengalami luka-luka sejak eskalasi konflik meningkat tajam pada 7 Juli 2026.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: