Perang Iran-Amerika Meluas: Ukraina Tewaskan Satu Pelaut Kapal Dagang Milik Teheran di Laut Kaspia
Kredit Foto: Istimewa
Perang Iran-Amerika Serikat kembali berkembang setelah adanya pengumuman kontroversial dari Teheran. Mereka menyebut bahwa salah satu kapal dagangnya telah diserang oleh Ukraina di Laut Kaspia. Insiden tersebut memunculkan spekulasi bahwa dinamika konflik kawasan tersebut semakin meluas dengan keterlibatan aktor baru dari Eropa.
Dikutip dari Agence France-Presse, Senin (27/7/2026) Serangan tersebut menyebabkan sebuah kapal dagang meledak. Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan satu orang pelaut tewas, sementara seorang lainnya mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Baca Juga: Senator Amerika Serikat: Hanya Trump dan Kroninya yang Ingin Lanjutkan Perang Iran
"Kapal itu meledak, menewaskan satu pelaut dan melukai yang lain," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran.
Pemerintah Iran menegaskan tidak akan membiarkan insiden tersebut berlalu tanpa respons. Apalagi hal ini juga turut diakui oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Zelensky sebelumnya mengumumkan bahwa pasukannya telah melaksanakan serangan jarak jauh terhadap kapal-kapal yang disebut digunakan untuk mengangkut muatan militer yang berkaitan dengan Iran.
Operasi pesawat nirawak mereka salah satunya diklaim menyasar sebuah kapal kargo yang telah dikenai sanksi internasional. Kapal tersebut merupakan kapal yang mengangkut kargo militer dari Iran dan Rusia.
"Kapal kargo yang dikenai sanksi internasional dan digunakan untuk mengangkut kargo militer antara Iran dan Rusia," demikian keterangan dari Ukraina.
Adapun Iran membantah keterlibatan langsung dalam perang Rusia-Ukraina. Pemerintah Teheran menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah ikut campur dalam konflik yang berlangsung antara Moskow dan Kyiv.
"Republik Islam tidak pernah campur tangan dalam konflik antara Rusia dan Ukraina," tegas Pemerintah Iran.
Kementerian Luar Negeri Iran sendiri memanggil menyampaikan nota protes resm ke Kuasa Usaha Ukraina di Teheran. Pemanggilan itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap apa yang disebut sebagai tindakan permusuhan dan kriminal.
Baca Juga: Agennya Lalai, Iran Gagal Jalankan Operasi Rahasia di Jantung Israel
Insiden di Laut Kaspia ini menambah kompleksitas situasi keamanan regional yang sudah memanas akibat meningkatnya ketegangan antara Iran, Amerika Serikat dan Israel. Namun demikian, hingga saat ini belum ada bukti independen yang memverifikasi tuduhan keduanya soal penyerangan kapal di Laut Kaspia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: