Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Perry Warjiyo Menyusul, Ini Enam Pejabat Sektor Keuangan yang Mundur Sepanjang 2026

        Perry Warjiyo Menyusul, Ini Enam Pejabat Sektor Keuangan yang Mundur Sepanjang 2026 Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) menambah daftar pergantian kepemimpinan di sektor keuangan sepanjang 2026. Sebelum bank sentral, perubahan pucuk pimpinan juga terjadi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), menjadikan tahun ini sebagai salah satu periode dengan dinamika kepemimpinan terbesar di industri jasa keuangan.

        Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo yang diajukan secara sukarela karena alasan pribadi. Pemerintah selanjutnya akan memproses pemberhentian Perry secara hormat melalui Keputusan Presiden.

        Sesuai Undang-Undang Bank Indonesia, jabatan Gubernur BI untuk sementara dijalankan oleh Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara hingga ditetapkannya gubernur definitif.

        Empat Pimpinan OJK Kompak Mengundurkan Diri

        Rangkaian pengunduran diri pejabat sektor keuangan bermula pada 30 Januari 2026. Saat itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengajukan pengunduran diri kepada Presiden.

        Dalam surat pengunduran dirinya, Mahendra menyatakan keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung langkah pemulihan dan menjaga kepercayaan terhadap sektor jasa keuangan.

        Bersamaan dengan Mahendra, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza AdityaswaraKepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Inarno Djajadi, serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon I.B. Aditya Jayaantara juga mengajukan pengunduran diri.

        Pengunduran diri empat pejabat tersebut terjadi di tengah tekanan yang melanda pasar modal domestik dan menjadi salah satu pergantian kepemimpinan terbesar dalam sejarah OJK.

        Direktur Utama BEI Ikut Mundur

        Masih pada 30 Januari 2026Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman turut mengundurkan diri.

        Keputusan tersebut disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar modal yang saat itu mengalami tekanan sekaligus mendukung proses pembenahan tata kelola di Bursa Efek Indonesia.

        Pengunduran diri Iman melengkapi perubahan kepemimpinan yang terjadi pada dua institusi utama pasar keuangan Indonesia dalam satu hari yang sama, yakni OJK dan BEI.

        Perry Warjiyo Tinggalkan Bank Indonesia

        Hampir enam bulan setelah pergantian di OJK dan BEI, giliran Perry Warjiyo mengajukan pengunduran diri sebagai Gubernur Bank Indonesia pada 25 Juli 2026.

        Pemerintah kemudian mengumumkan penerimaan surat pengunduran diri tersebut pada 27 Juli 2026. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa Perry mengundurkan diri secara sukarela karena alasan pribadi.

        Pemerintah juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi Perry selama sekitar tujuh tahun memimpin Bank Indonesia.

        Sesuai Undang-Undang Bank Indonesia, posisi Gubernur BI untuk sementara dijalankan oleh Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara.

        Dengan pengunduran diri Perry Warjiyo, sepanjang 2026 sedikitnya enam pejabat tinggi di sektor keuangan telah mengundurkan diri, yakni:

        • 30 Januari 2026
          • Mahendra Siregar – Ketua Dewan Komisioner OJK (tanggung jawab moral).
          • Mirza Adityaswara – Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.
          • Inarno Djajadi – Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK.
          • I.B. Aditya Jayaantara – Deputi Komisioner OJK.
          • Iman Rachman – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (tanggung jawab atas kondisi pasar modal).
        • 27 Juli 2026
          • Perry Warjiyo – Gubernur Bank Indonesia (alasan pribadi).
        • Meski terjadi dalam periode yang berdekatan, pemerintah dan masing-masing institusi menyampaikan alasan pengunduran diri yang berbeda. Jajaran OJK dan BEI mengaitkannya dengan tanggung jawab moral dan pembenahan kelembagaan, sedangkan Perry Warjiyo mengundurkan diri karena alasan pribadi.

        BI Pastikan Kebijakan Moneter Tetap Berjalan

        Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti memastikan pergantian kepemimpinan tidak akan mengganggu pelaksanaan tugas bank sentral.

        Menurutnya, Bank Indonesia akan tetap menjalankan mandat menjaga stabilitas nilai rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, serta menjaga stabilitas sistem keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

        BI juga akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah agar kesinambungan kebijakan moneter tetap terjaga selama masa transisi kepemimpinan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: