Kredit Foto: Mochamad Ali Topan
PT Pertamina Gas (Pertagas) melalui unit operasi Operation East Java Area (OEJA) memperkuat edukasi mitigasi bencana bagi siswa sekolah dasar di Gresik, Jawa Timur, melalui Program Kencana Si Udin (Kenali Bencana Sejak Usia Dini). Program ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya keselamatan sejak dini di lingkungan masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.
Kegiatan yang digelar di SDN 40 Gresik tersebut bertepatan dengan momentum Hari Anak Nasional 2026 dan diikuti oleh 55 siswa serta para guru.
External Relation East Regional II Pertagas, Adhelia Hasri Miracahyani, mengatakan keselamatan merupakan nilai utama yang terus diterapkan perusahaan, baik di lingkungan operasional maupun kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi.
"Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa setiap anak berhak tumbuh dan belajar di lingkungan yang aman. Karena itu, melalui Program Kencana Si Udin kami ingin membekali anak-anak dengan pengetahuan, keterampilan, dan keberanian dalam menghadapi kondisi darurat. Dengan edukasi evakuasi dini dan praktik pemadaman api, kami berharap siswa dan guru memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik ketika menghadapi berbagai potensi bencana. Edukasi keselamatan sejak usia dini merupakan investasi penting untuk membentuk generasi yang tangguh, peduli, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan," ujar Adhelia di Gresik.
Menurutnya, meningkatnya risiko bencana membuat edukasi mitigasi menjadi kebutuhan penting. Melalui metode pembelajaran yang interaktif, siswa dikenalkan pada potensi bahaya di lingkungan sekitar, cara melindungi diri, serta langkah yang harus dilakukan saat menghadapi kondisi darurat.
"Program Kencana Si Udin ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam membangun budaya sadar keselamatan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bencana bagi siswa di sekolah-sekolah yang berada di sekitar jalur pipa gas Pertagas OEJA," katanya.
Selain edukasi mitigasi bencana, tim Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) bersama Community Development Pertagas OEJA memberikan pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan fire blanket. Seluruh siswa dan guru juga mempraktikkan langsung teknik pemadaman api dengan pendampingan tim HSSE.
"Seluruh siswa dan guru diajak mempraktikkan secara langsung teknik pemadaman api dengan pendampingan dari tim HSSE, sehingga mereka memiliki pengetahuan, keberanian, dan keterampilan dasar dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran," ujar Adhelia.
Baca Juga: Pertagas Targetkan Proyek Pipa BBM Cikampek–Plumpang Rampung 2027
Baca Juga: Pertagas Sebut Cisem II Perkuat Pasokan Gas Jawa Barat
Sebagai bagian dari dukungan terhadap lingkungan belajar yang aman dan sehat, Pertagas OEJA turut menyerahkan bantuan fasilitas kesehatan sekolah berupa kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) untuk 10 ruang kelas, satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dan dua ruang guru. Perusahaan juga menyalurkan perlengkapan UKS berupa ranjang pasien, alat ukur tinggi badan, timbangan badan, serta lemari penyimpanan.
Kepala SDN 40 Gresik, Nurhayati, S.Pd., mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi siswa.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertagas OEJA yang telah menghadirkan Program Kencana Si Udin di SDN 40 Gresik. Edukasi ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi 55 siswa kami. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh hari ini dapat menjadi bekal bagi anak-anak untuk lebih siap menghadapi situasi darurat serta menumbuhkan budaya keselamatan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah," ujar Nurhayati.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Mochamad Ali Topan
Editor: Annisa Nurfitri