Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Zulhas Bongkar Rincian Dana Kopdes Merah Putih, Bantah Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Kipas Angin

        Zulhas Bongkar Rincian Dana Kopdes Merah Putih, Bantah Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Kipas Angin Kredit Foto: Muhammad Farhan Shatry
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan membantah kabar yang menyebut pemerintah menyiapkan anggaran Rp1,8 triliun untuk pengadaan kipas angin dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

        Zulhas memastikan informasi yang beredar di media sosial tersebut tidak benar. Ia menegaskan tidak ada anggaran khusus sebesar Rp1,8 triliun untuk membeli 1,8 juta unit kipas angin seperti kabar yang ramai diperbincangkan.

        "Sudah berkali-kali dijelaskan tidak ada satu koma, satu koma, Rp1,8 (triliun)," ujar Zulhas saat ditemui di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

        Ia kemudian menjelaskan bahwa anggaran dalam program Kopdes Merah Putih digunakan untuk membangun berbagai kebutuhan operasional koperasi, mulai dari pembangunan gedung hingga fasilitas pendukung.

        Menurut Zulhas, berdasarkan perhitungan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), pembangunan satu unit Kopdes Merah Putih dengan luas sekitar 600 meter persegi membutuhkan biaya sekitar Rp2,4 miliar.

        Namun, angka tersebut dapat ditekan melalui keterlibatan TNI dalam proses pembangunan. Rata-rata biaya pembangunan satu unit koperasi disebut turun menjadi sekitar Rp1,6 miliar.

        "Kalau Rp4 juta kali 600 (meter persegi), Rp2,4 miliar. Tapi dengan TNI itu bisa ditekan sekitar Rp1,6 miliar," jelasnya.

        Selain pembangunan gedung, pemerintah juga menyiapkan anggaran untuk kendaraan operasional koperasi. Zulhas memperkirakan kebutuhan kendaraan tersebut mencapai sekitar Rp1,1 miliar.

        "Jadi kendaraan ada satu, dua, tiga, empat, itu Rp1,1 kira-kira. Berarti dananya sudah berapa itu? Sudah Rp2,7 triliun," katanya.

        Zulhas menyebut masih terdapat anggaran sekitar Rp300 juta untuk melengkapi berbagai fasilitas pendukung Kopdes Merah Putih. Namun, penggunaan dana tersebut masih dalam tahap verifikasi dan validasi.

        Proses pemeriksaan itu melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk memastikan pengelolaan anggaran berjalan transparan.

        "Rp300 jutanya sisa. Itu ada untuk klinik, macam-macam, raknya, itu nanti diverifikasi dan divalidasi oleh BPKP dan BPK," ujar Zulhas.

        Baca Juga: Zulhas Bantah Isu Rp1,8 Triliun untuk Kipas Angin Kopdes Merah Putih

        Sebelumnya, kabar mengenai pengadaan kipas angin senilai Rp1,8 triliun ramai beredar di media sosial. Klaim tersebut menyebut pemerintah akan membeli sekitar 1,8 juta unit kipas untuk program Kopdes Merah Putih.

        Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo de Sousa Mota juga menyatakan dirinya tidak pernah menyampaikan informasi terkait pengadaan kipas angin tersebut.

        Joao mengatakan Agrinas Pangan hanya mendapat tugas untuk mengelola Kopdes Merah Putih selama dua tahun, termasuk dalam aspek pembangunan, pengadaan, dan operasional program.

        "Tapi kalau kipas kan bukan saya ngomong. Tanya sama yang ngomong," ujarnya.

        Ia menambahkan belum mengetahui konteks awal munculnya isu tersebut dan menyerahkan klarifikasi kepada pihak yang pertama menyampaikan informasi mengenai pengadaan kipas angin.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: