Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mitigasi Risiko Perubahan Iklim, Indonesia Re Ambil Bagian dalam Penanaman 3.250 Mangrove

        Mitigasi Risiko Perubahan Iklim, Indonesia Re Ambil Bagian dalam Penanaman 3.250 Mangrove Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re kembali menegaskan komitmennya terhadap prinsip keberlanjutan dengan berpartisipasi dalam kegiatan penanaman mangrove dalam rangka International Mangrove Day 2026.

        Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus mendukung mitigasi risiko perubahan iklim yang berdampak pada sektor ekonomi dan industri asuransi.

        Kegiatan bertema "Strong Roots, Strong Generation, Brighter Future" yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi (STMA) Trisakti di kawasan Hutan Lindung Angke Kapuk, Jakarta Utara, melibatkan kolaborasi pemerintah, regulator, asosiasi industri, perguruan tinggi, perusahaan asuransi dan reasuransi, akademisi, mahasiswa, alumni, hingga masyarakat.

        Sebanyak 3.250 bibit mangrove ditanam di dua titik kawasan pesisir Jakarta Utara sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem pesisir, mengurangi dampak perubahan iklim, serta menekan risiko bencana di wilayah pantai.

        Sebagai perusahaan reasuransi nasional, Indonesia Re memandang pelestarian lingkungan sebagai bagian dari strategi membangun ketahanan bangsa terhadap meningkatnya risiko bencana akibat perubahan iklim. Kegiatan tersebut juga menjadi implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang berorientasi pada penciptaan nilai berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.

        Pelaksana Tugas Direktur Utama Indonesia Re, Robbi Yanuar Walid, mengatakan tantangan perubahan iklim memerlukan kolaborasi lintas sektor karena telah meningkatkan eksposur risiko di berbagai bidang.

        "Sebagai perusahaan reasuransi nasional terbesar, Indonesia Re memiliki kepedulian yang kuat terhadap isu keberlanjutan. Upaya mitigasi risiko tidak hanya dilakukan melalui kapasitas reasuransi yang kami berikan kepada industri, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menjaga lingkungan. Pelestarian mangrove merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan ekosistem pesisir sekaligus mengurangi risiko bencana yang pada akhirnya memberikan manfaat bagi masyarakat luas," ujar Robbi.

        Menurutnya, keberlanjutan tidak dapat diwujudkan hanya oleh satu pihak. Karena itu, Indonesia Re juga mendorong kolaborasi dengan institusi pendidikan guna meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

        "Kami percaya bahwa keberlanjutan hanya dapat diwujudkan apabila dibangun melalui kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, pemerintah, dan masyarakat," katanya.

        Program penanaman mangrove ini merupakan penyelenggaraan kedelapan yang digelar STMA Trisakti. Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Pelaksana PKM Mangrove 2026 Dr. Reimond Napitupulu, dilanjutkan sambutan Ketua STMA Trisakti Dr. Antonius Anton Lie.

        Acara turut dihadiri perwakilan LLDIKTI Wilayah III, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, pimpinan Universitas Trisakti, serta pelaku industri perasuransian.

        Baca Juga: Indonesia Resmi Punya Radar GCI Pertama, Jangkauan Deteksi Capai 515 Kilometer

        Selain penanaman mangrove, rangkaian kegiatan diisi dengan penyerahan sertifikat penghargaan dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta kepada STMA Trisakti, pemberian apresiasi kepada perusahaan pendukung, pemutaran dokumentasi delapan tahun program mangrove, serta penyerahan bibit mangrove secara simbolis.

        Melalui partisipasi tersebut, Indonesia Re menegaskan akan terus menjalankan berbagai program TJSL yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Sejalan dengan perannya sebagai perusahaan reasuransi nasional, perseroan berkomitmen memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan ketahanan lingkungan, literasi keberlanjutan, serta membangun ekosistem yang lebih tangguh dalam menghadapi berbagai risiko di masa depan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: