Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Salahkan Hamas, Israel Kembali Bombardir Masjid di Palestina

        Salahkan Hamas, Israel Kembali Bombardir Masjid di Palestina Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Israel kembali melancarkan serangan udara yang menghantam sebuah masjid di Kota Gaza, Palestina. Masjid Al-Muttaqin diklaim telah digunakan sebagai lokasi penyimpanan senjata oleh Tel Aviv.

        Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengklaim menyatakan serangan itu merupakan bagian dari operasi yang dilakukan pekan ini untuk menghancurkan sejumlah gudang senjata dari Hamas di Gaza.

        Baca Juga: Soal Babak Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Saya Menang, Tidak Perlu Banyak Bicara Lagi

        "Lokasi tersebut digunakan sebagai tempat penyimpanan senjata. Ini adalah contoh lain organisasi teroris yang memanfaatkan infrastruktur sipil untuk tujuan teror," demikian pernyataan militer dari Israel, dikutip Jumat (31/7/2026).

        Sementara itu, video yang beredar dari lokasi kejadian memperlihatkan puluhan warga meninggalkan kawasan sekitar Masjid Al-Muttaqin. Meski demikian, serangan tetap memicu kepanikan di kalangan warga sipil yang tinggal di sekitar lokasi.

        Rekaman dari lokasi memperlihatkan kobaran api dan kepulan asap tebal membubung ke udara setelah ledakan menghantam kawasan sekitar masjid yang juga dipenuhi tenda-tenda pengungsi.

        Menurut Israel, persenjataan yang disimpan di lokasi tersebut rencananya akan digunakan untuk menyerang pasukannya yang beroperasi di Gaza dan Israel. Karena itu, serangan dilakukan untuk menghilangkan ancaman tersebut.

        Meski menyampaikan tuduhan tersebut, mereka tidak merilis foto maupun rekaman yang menunjukkan adanya gudang senjata di dalam kompleks masjid..

        Adapun Kementerian Wakaf dan Urusan Agama di Jalur Gaza mengecam keras aksi militer tersebut. Direktur Jenderal kementerian, Amir Abu Al-Amrain menyatakan masjid yang diserang hancur total akibat serangan udara dari Israel.

        Ia membantah tuduhan bahwa masjid digunakan sebagai fasilitas militer dan menilai alasan yang disampaikan hanya menjadi pembenaran untuk menyerang tempat ibadah.

        "Pasukan Israel telah menghancurkan masjid itu sepenuhnya melalui serangan udara. Mereka menggunakan dalih palsu, seperti dugaan keberadaan lokasi militer, untuk membenarkan kejahatan ini," ujarnya.

        Baca Juga: 'Kalau Anies Baswedan Diangkat Jadi Seskab Baru, Keadaan Prabowo Kemungkinan Bisa Berubah'

        Abu Al-Amrain juga mendesak masyarakat internasional segera mengambil langkah untuk melindungi masjid dan tempat-tempat ibadah lainnya di Jalur Gaza. Ia tidak ingin tempat ibadah terus menjadi sasaran serangan dari Israel.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: