Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pengganti Perry Warjiyo Belum Diputuskan, Ini Kriteria Gubernur BI Pilihan Prabowo

        Pengganti Perry Warjiyo Belum Diputuskan, Ini Kriteria Gubernur BI Pilihan Prabowo Kredit Foto: BPMI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Prabowo Subianto disebut memiliki syarat utama dalam menentukan calon Gubernur Bank Indonesia (BI) yang akan menggantikan Perry Warjiyo. Sosok yang dipilih harus memiliki jiwa nasionalisme atau berjiwa Merah Putih.

        Saat ini jabatan Gubernur BI masih kosong setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri pada 25 Juli 2026. Posisi tersebut untuk sementara dijalankan oleh Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.

        Proses penunjukan Gubernur BI definitif masih harus melalui beberapa tahapan. Presiden akan menentukan nama calon sebelum diajukan ke DPR untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test.

        Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden memiliki perhatian khusus terhadap aspek nasionalisme calon Gubernur BI. Menurutnya, hal tersebut menjadi syarat yang tidak bisa ditawar.

        "Kriteria khusus? Yang wajib adalah Merah Putih," kata Prasetyo saat berbincang bersama wartawan dalam gerbong KA Nusantara Explorer di Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

        Prasetyo juga menanggapi peluang Destry Damayanti yang disebut masuk dalam bursa calon Gubernur BI. Ia menegaskan keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo.

        "(Destry diusulkan jadi Gubernur BI?) Hanya beliau yang tahu lah," jawab Prasetyo.

        Sebelumnya, Prabowo sempat memberi sinyal bahwa Destry berpotensi diusulkan sebagai calon Gubernur BI. Namun, ia menegaskan penetapan Gubernur BI tetap bergantung pada proses seleksi yang dilakukan DPR.

        Di sisi lain, Prabowo menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Menurutnya, seluruh lembaga tersebut harus bergerak sebagai satu tim demi memperkuat sektor keuangan nasional.

        "Ya semua bank Himbara sekarang bersama Bank Indonesia, bersama semua unsur, kita ini harus menjadi satu tim, satu kesebelasan. Kuncinya adalah kerja sama," beber Prabowo.

        Baca Juga: Prabowo Singgung Sosok Gubernur BI yang Baru, Sebut Penentu Akhir Ada di DPR

        Prabowo meyakini kerja sama yang solid akan mempercepat kemajuan sektor keuangan Indonesia. Ia menilai seluruh pemangku kepentingan harus saling mendukung untuk mencapai target pembangunan nasional.

        "Dengan kerja sama, dengan saling percaya, dengan saling mendukung, dengan saling mengisi, dengan saling perkuat, kita akan capai hal-hal besar. Kita sekarang, semuanya, semua adalah anak-anak Indonesia. Kita semuanya dalam satu, dalam satu keluarga besar, dalam satu kapal besar yang namanya NKRI," tegas Prabowo.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: