Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Prabowo Kumpulkan Pengurus Kadin Se-Indonesia di Istana, Ini yang Dibahas

        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Pertemuan itu juga dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih untuk membahas strategi memperkuat perekonomian nasional.

        Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie mengatakan seluruh pimpinan Kadin dari 38 provinsi hadir memenuhi undangan Presiden. Menurutnya, pembahasan akan difokuskan pada upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang dimulai dari daerah.

        "Ya hari ini, kami Kadin, datang bersama pimpinan-pimpinan Kadin di 38 provinsi. Jadi sejak mendengar undangan dari Pak Presiden, mereka terbang, ada yang dari Papua, Papua Barat, Kaltara, NTT, Aceh. Nah kami ingin berdiskusi mengenai bagaimana bersama-sama bisa meningkatkan ekonomi dari daerah," kata Anindya kepada wartawan saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

        Selain pengurus Kadin daerah, pertemuan tersebut juga melibatkan sekitar 30 asosiasi dan himpunan dunia usaha. Anindya menyebut agenda itu menjadi kelanjutan dari diskusi yang pernah dilakukan bersama Prabowo pada Agustus 2025 di Hambalang.

        "Hadir juga nanti ada 30 asosiasi dan himpunan. Jadi harusnya diskusinya sangat menarik. Dan ini kita lihat menyambung diskusi dengan Pak Presiden tahun lalu di bulan Agustus 2025, ketika kami diundang ke Hambalang sebelum beliau melakukan raker," katanya.

        Anindya menilai berbagai tantangan ekonomi dan geopolitik yang sempat diperkirakan pada pertemuan tahun lalu kini benar-benar terjadi. Karena itu, dunia usaha dan pemerintah dinilai perlu memperkuat komunikasi untuk mencari solusi bersama.

        Baca Juga: Soal Gentengisasi, Prabowo: Bangsa Indonesia Tidak Memakai Seng!

        "Dan itu diprediksikan bahwa kita akan menghadapi kondisi ekonomi dan juga geopolitik yang seperti sekarang ini. Nah sekarang bagaimana kita sama-sama untuk duduk menyikapinya. Karena dari keliling daerah, kita melihat semua tetap mencari jalan keluar, tetap optimis, tapi dibutuhkan komunikasi yang semakin lancar dan semakin baik. Mungkin saya datang dulu ya," lanjutnya.

        Sejumlah menteri turut menghadiri pertemuan tersebut, di antaranya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Menteri Koperasi Fery Juliantono.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: