Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Naik 0,80% ke Level 6.236,12 di Akhir Pekan

        IHSG Naik 0,80% ke Level 6.236,12 di Akhir Pekan Kredit Foto: Antara/Galih Pradipta
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Jumat (31/7/2026) di zona hijau. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup menguat 0,80% atau naik 49,76 poin ke level 6.236,12, didukung oleh menguatnya 437 saham di pasar.

        Sepanjang perdagangan, IHSG dibuka di level 6.219,62, kemudian bergerak di rentang 6.201,89 hingga 6.236,62 sebelum akhirnya ditutup di level tertinggi harian.

        Aktivitas perdagangan juga berlangsung cukup ramai. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp18,24 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 32,44 miliar saham yang berpindah tangan dalam 1,95 juta kali transaksi. Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia mencapai sekitar Rp10.947 triliun.

        Mayoritas saham bergerak di zona hijau. Sebanyak 437 saham ditutup menguat, 193 saham melemah, sedangkan 159 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.

        Sementara itu, BNI Sekuritas menilai IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan setelah pada perdagangan sebelumnya juga mencatat kenaikan sebesar 1,56%. Optimisme tersebut turut didukung oleh aksi beli bersih (net buy) investor asing yang mencapai sekitar Rp100 miliar.

        Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan saham-saham yang paling banyak diborong investor asing pada perdagangan sebelumnya adalah BBCA, TINS, TLKM, INCO, dan BBNI.

        Baca Juga: IHSG Melesat ke Level 6.219, Mayoritas Saham Kompak Menguat

        Baca Juga: Demutualisasi BEI Masuk Babak Akhir, OJK Bidik Rampung September

        Baca Juga: BEI Masukkan 6 Emiten ke Daftar Pemantauan Khusus karena Free Float Rendah

        Secara teknikal, menurut Fanny, IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan menuju area resistance 6.200-6.300. Meski demikian, ia mengingatkan investor agar mewaspadai peluang koreksi apabila indeks belum mampu menembus level 6.300.

        "IHSG berpeluang melanjutkan kenaikan menuju resistance kuat di area 6.200-6.300. Namun, jika belum mampu menembus level 6.300, ada potensi terjadi koreksi kembali," tulis Fanny dalam riset hariannya.

        BNI Sekuritas memperkirakan level support IHSG berada di kisaran 6.050-6.130, sementara level resistance berada pada rentang 6.200-6.300.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: