Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Finlandia Angkat 60.000 Liter Minyak dari Bangkai Kapal Perang Dunia II

        Finlandia Angkat 60.000 Liter Minyak dari Bangkai Kapal Perang Dunia II Kredit Foto: Associated Press
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pemerintah Finlandia berhasil mengeluarkan sekitar 60.000 liter minyak dari bangkai kapal pertahanan pantai Ilmarinen yang tenggelam sejak era Perang Dunia II di Laut Baltik.

        Operasi tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko pencemaran lingkungan akibat kebocoran bahan bakar dari kapal yang karam sejak 1941.

        Kementerian Lingkungan Hidup Finlandia dalam pernyataannya pada Jumat (31/7/2026) menyebut operasi pengangkatan minyak berlangsung pada 14–24 Juli 2026.

        Misi itu dipimpin bersama oleh Institut Lingkungan Hidup Finlandia dan Angkatan Laut Finlandia, dengan dukungan Penjaga Perbatasan Finlandia serta Pusat Medis Penyelam Angkatan Pertahanan Finlandia.

        Dari operasi tersebut, sekitar 60.000 liter minyak berhasil dikeluarkan dari tangki bahan bakar kapal. Meski demikian, sekitar 40.000 liter minyak lainnya masih terjebak di dalam bangkai kapal dan direncanakan akan diangkat pada 2027.

        Kapal pertahanan pantai Ilmarinen tenggelam pada September 1941 setelah menabrak ranjau di wilayah utara Laut Baltik.

        Selama bertahun-tahun, bangkai kapal tersebut dianggap sebagai salah satu ancaman lingkungan terbesar di kawasan karena potensi kebocoran bahan bakarnya.

        Angkatan Laut Finlandia menjelaskan operasi penyelamatan berlangsung dalam kondisi yang sangat menantang.

        Bangkai kapal berada di kedalaman antara 60 hingga 80 meter, sehingga proses pengangkatan minyak memerlukan prosedur keselamatan yang ketat, baik untuk peralatan, penyelam, maupun operasi di permukaan laut.

        Pemerintah Finlandia menegaskan upaya pembersihan akan terus dilanjutkan guna mencegah dampak lingkungan yang lebih besar terhadap ekosistem Laut Baltik.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: