Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Trump Mulai Tak Percaya Diplomasi di Perang Amerika-Iran: Mereka Hanya Bisa Bikin Saya Marah

        Trump Mulai Tak Percaya Diplomasi di Perang Amerika-Iran: Mereka Hanya Bisa Bikin Saya Marah Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Harapan Amerika Serikat (AS) untuk menyelesaikan konflik melalui jalur diplomasi semakin pudar menyusul kemarahan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump ke Iran. Ia secara terbuka mengaku mulai kehilangan kepercayaan terhadap proses negosiasi dari Washington dan Teheran.

        Trump mengatakan dirinya semakin pesimistis terhadap peluang tercapainya kesepakatan damai dengan Iran. Menurut Trump, salah satu penyebab hilangnya optimisme itu adalah sikap tidak terbuka selama proses negosiasi berlangsung yang dilakukan oleh Iran.

        Baca Juga: Banyak Warga Berebut Ingin Bertemu Jokowi, PSI: Rakyat Lebih Ingat Hasil Kerja daripada Pidato

        "Saya kehilangan kepercayaan. Mereka memang berbohong, dan mereka memberikan gambaran yang salah. Yang mereka lakukan hanyalah membuatku marah," ujar Trump dalam keterangannya yang dikutip Sabtu (1/8/2026), 

        Pernyataan tersebut menunjukkan perubahan nada yang cukup signifikan dibanding beberapa hari sebelumnya ketika sang presiden masih menyampaikan keyakinan bahwa jalur diplomasi berpeluang menghasilkan kesepakatan baru.

        Di sisi lain, Trump tetap mengeklaim operasi militer telah memberikan pukulan telak terhadap kekuatan Iran. Ia menyebut kemampuan militer konvensional musuh sudah jauh melemah akibat serangkaian serangan Amerika Serikat.

        Namun Iran hingga saat ini masih mampu melancarkan serangan menggunakan rudal dan drone ke sejumlah pangkalan militer dari Amerika Serikat. Mereka juga terus memberikan ancaman terhadap jalur pelayaran internasional.

        Baca Juga: Spontan Malah Jadi Masalah, Prabowo Diminta Jangan Banyak-banyak Pidato Tanpa Naskah

        Perkembangan tersebut juga bertolak belakang dengan pernyataan Gedung Putih di April 2026. Operasi Epic Fury sebelumnya diklaim telah berhasil menghancurkan kemampuan proyeksi militer, termasuk armada laut serta sistem rudal balistik dan drone dari Iran.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: