Sempat Seret Betrand, Sarwendah Kini Ngaku Pernah Marahi Anak hingga Dibawa ke Psikolog
Kredit Foto: Instagram/sarwendah29
Perseteruan antara Sarwendah dan mantan suaminya, Ruben Onsu, terus memanas setelah rekaman video pertengkaran keduanya menjadi konsumsi publik.
Video tersebut memicu perdebatan karena memperlihatkan Sarwendah meluapkan emosinya, sementara sebelumnya ia sempat menyatakan tidak pernah bertengkar di depan anak-anak maupun keluarga.
Setelah video itu diungkap oleh kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, Sarwendah akhirnya memberikan klarifikasi melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Sarwendah menjelaskan dalam video itu ia mengungkapkan dugaan perselingkuhan Ruben. Ia juga mengaku mengetahui bahwa mantan suaminya masih memiliki video saat dirinya sedang berusaha mendisiplinkan sang anak yang mengalami tantrum.
Baca Juga: Sarwendah Bela Diri soal Video Cekcok dengan Ruben Onsu: Anak-anak Saat Itu...
Namun menurutnya, emosi tersebut dipicu oleh tindakan sang anak yang membuatnya merasa gagal menjalankan peran sebagai ibu.
"Saya tahu dia masih punya video di mana saya mendisiplinkan anak saya dengan tegas, dikarenakan anak saya tantrum dan melakukan hal yang membuat saya merasa kecewa dan gagal sebagai ibu," kata Sarwendah.
Meski mengakui sempat terbawa emosi, mantan personel Cherrybelle itu mengatakan dirinya langsung menyadari kesalahan tersebut. Ia mengaku meminta maaf kepada anaknya dan mengambil langkah untuk memastikan kondisi psikologis sang buah hati tetap terjaga.
"Kemudian saya meminta maaf ke anak saya, dan setelah itu saya bawa ke psikolog," ujarnya.
Sarwendah juga menegaskan siap menghadapi jika rekaman video tersebut terus digunakan untuk menyerangnya. Namun, ia berharap dampaknya terhadap kondisi mental anak-anak juga menjadi perhatian.
"Kalau mau pake video itu untuk menyerang saya, dan tidak memikirkan mental anak-anak kedepannya, mau tidak mau saya harus hadapi," ucap Sarwendah.
Sebelumnya, Sarwendah sempat mengungkap bahwa putrinya pernah menjalani pendampingan psikolog tidak lama setelah Betrand Peto atau Onyo menjadi bagian dari keluarganya. Menurutnya, saat itu sang anak mulai menunjukkan perubahan perilaku.
"Pada saat Onyo hadir nggak lama, anak-anak ada psikolog," ujarnya.
Ia mengungkapkan putrinya sering mengalami tantrum tanpa alasan yang jelas. Bahkan, anak tersebut kerap menangis dan memukul saat emosinya memuncak.
"Trigger awalnya adalah waktu itu Cici Thalia tantrum. Kalau tantrum nggak tahu kenapa, tiba-tiba menangis dan bisa pukul-pukul gitu," jelasnya.
Tak hanya itu, Sarwendah mengaku sempat menerima laporan dari pihak sekolah mengenai perilaku putrinya yang membuat dirinya sangat terpukul sebagai orang tua.
"Jadi aku sebagai seorang ibu sedih. Dia juga ada melakukan sesuatu hal di sekolah yang menurut aku, aku tahu dari gurunya ya, menurut aku sebagai orang tua benar-benar kayak terpukul sekali," lanjut Sarwendah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: