- Home
- /
- Government
- /
- Government
Presiden Prabowo Sambut Resmi Kunjungan Perdana Menteri Tailan di Istana Merdeka
Kredit Foto: Istihanah
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menyambut Perdana Menteri (PM) Kerajaan Tailan, Anutin Charnvirakul, dalam kunjungan resmi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 3 Agustus 2026. Kunjungan resmi tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan bilateral sekaligus memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Tailan.
Rangkaian kendaraan PM Anutin memasuki kawasan Istana Kepresidenan Jakarta dengan pengawalan kehormatan yang terdiri atas 17 pasukan motoris dan 120 pasukan berkuda. Pengawalan yang dimulai dari kawasan Monumen Nasional (Monas) tersebut menjadi simbol penghormatan Indonesia kepada pemimpin negara sahabat yang tengah melakukan kunjungan resmi.
Nuansa persahabatan juga terasa di halaman Istana Merdeka. Ratusan siswa sekolah dasar tampak antusias melambaikan bendera Indonesia dan Tailan sebagai bentuk sambutan hangat kepada PM Anutin. Penampilan Tari Sekar Sahitya Ayu dari Jawa Barat turut mewarnai prosesi penyambutan, menghadirkan kekayaan budaya Indonesia sebagai bagian dari diplomasi budaya dalam setiap penyambutan tamu negara.
Sesaat setelah tiba di sisi barat Istana Merdeka, Presiden Prabowo menyambut langsung PM Anutin dengan jabat tangan yang hangat. Suasana kemudian berubah khidmat ketika lagu kebangsaan Republik Indonesia dan Kerajaan Tailan diperdengarkan, disertai dentuman 19 kali tembakan meriam sebagai penghormatan tertinggi dalam tata upacara kenegaraan.
Baca Juga: Dimulai di Bali, PLTS 100 GW Bakal Diresmikan Prabowo
Selanjutnya, Presiden Prabowo bersama PM Anutin melakukan pemeriksaan Pasukan Jajar Kehormatan sebelum dilanjutkan dengan perkenalan delegasi resmi dari kedua negara.
Delegasi Indonesia yang mendampingi Presiden Prabowo terdiri atas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara/COO Danantara Dony Oskaria, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Tailan Hari Prabowo.
Setelah prosesi penyambutan selesai, kedua pemimpin menuju Ruang Kredensial, Istana Merdeka, untuk mengabadikan momen melalui sesi foto bersama. PM Anutin kemudian menandatangani buku tamu kenegaraan sebagai tradisi diplomatik yang menandai kunjungan resminya ke Indonesia.
Rangkaian pertemuan kemudian berlanjut secara lebih intensif melalui pertemuan _tête-à-tête_ antara Presiden Prabowo dan PM Anutin. Pertemuan empat mata tersebut menjadi kesempatan bagi kedua pemimpin untuk bertukar pandangan mengenai berbagai isu strategis serta arah penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Tailan. Setelah itu, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Leaders' Consultation Meeting bersama delegasi masing-masing negara.
Dalam pengantarnya pada Leaders' Consultation Meeting, Presiden Prabowo terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat kepada PM Anutin atas amanah yang diterimanya sebagai PM Kerajaan Tailan. Presiden Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama strategis yang telah terjalin lama antara kedua negara.
"Yang Mulia, izinkan saya ingin mengucapkan selamat atas pemilihan dan penugasan Anda sebagai Perdana Menteri Kerajaan Tailan," ujar Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo turut menekankan bahwa Indonesia dan Tailan memiliki potensi besar sebagai dua negara dengan perekonomian yang kuat di kawasan ASEAN. Kesamaan karakteristik ekonomi dan komoditas unggulan dinilai menjadi modal penting untuk mempererat kemitraan kedua negara di masa mendatang.
"Saya pikir kita berdua memiliki ekonomi yang kuat sebagai bagian dari ASEAN. Kita memiliki jumlah populasi yang sangat besar, dan kita memiliki komoditas yang sama. Karet, timah, dan lainnya. Jadi, saya sangat optimis bahwa kita bisa memperbaiki hubungan kita di semua bidang," tutur Presiden Prabowo.
Setelah itu, Presiden Prabowo dan PM Anutin menyampaikan pernyataan pers bersama mengenai hasil pembahasan kedua pemimpin, khususnya terkait upaya memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Tailan di berbagai bidang. Rangkaian kunjungan resmi kemudian ditutup dengan jamuan santap malam kenegaraan yang diselenggarakan Presiden Prabowo bagi PM Anutin dan delegasi Tailan di Istana Negara, Jakarta.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah
Tag Terkait: